Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 13:37 WIB

Kuliner Khas Jayapura yang Terkenal Lezat

Author

Sajian papeda lengkap dengan ikan kuah kuning khas Papua (Ist)

PAPUA - Selain dikenal dengan bentang alamnya yang eksotis dan budaya Melanesia yang kuat, Jayapura juga menyimpan kekayaan kuliner yang menggoda selera. Beragam makanan khas hadir dengan cita rasa unik yang tidak mudah ditemukan di daerah lain.

Bagi wisatawan yang singgah atau berlibur di Jayapura, mencicipi makanan tradisional setempat menjadi pengalaman yang tak boleh dilewatkan. Bahan dasar seperti sagu, ikan segar, dan rempah alami menjadi ciri khas utama hidangan Papua.

Berikut enam makanan khas Jayapura yang terkenal lezat dan kerap membuat siapa pun ingin mencicipinya kembali.

Sambal Colo-colo

Sambal colo-colo menjadi pelengkap yang hampir selalu hadir dalam hidangan ikan bakar khas Papua. Perpaduan cabai, bawang merah, tomat segar, dan perasan jeruk nipis menghasilkan sensasi pedas dan asam yang menyegarkan.

Baca juga: Oleh-oleh Khas Jayapura, 10 Cendera Mata Wajib Dibeli dari Tanah Papua

Rasa sambal ini sederhana namun kuat, mempertegas cita rasa ikan bakar yang dibakar di atas bara api. Kombinasi tersebut menjadikan sambal colo-colo sebagai salah satu identitas rasa kuliner Jayapura.

Papeda

Papeda merupakan makanan khas Papua yang paling ikonik. Terbuat dari tepung sagu yang dimasak dengan air hingga mengental, teksturnya menyerupai gel atau lem dan memiliki rasa yang netral.

Biasanya papeda disajikan bersama ikan kuah kuning yang kaya rempah. Kandungan karbohidratnya yang tinggi membuat papeda kerap menjadi pengganti nasi bagi masyarakat setempat.

Lempeng Sagu

Lempeng sagu adalah olahan sagu berbentuk kue kering atau roti pipih khas Papua. Teksturnya padat dan sedikit keras, namun akan terasa nikmat ketika dicelupkan ke dalam teh panas, kopi, atau bahkan kuah ikan.

Proses pembuatannya relatif sederhana, menggunakan campuran tepung sagu, kelapa parut, gula, dan garam yang kemudian dibakar hingga matang. Cita rasanya gurih dengan sentuhan manis yang ringan.

Kue Lontar

Kue lontar sering disebut sebagai pie susu versi Papua. Teksturnya lembut dengan rasa manis yang dominan, menjadikannya salah satu kudapan favorit di berbagai acara keluarga maupun perayaan.

Dibuat dari tepung terigu, margarin, vanili, dan susu, ukuran kue lontar umumnya lebih besar dibanding pie susu pada umumnya. Kue ini mudah ditemukan di toko oleh-oleh di Jayapura.

Kue Bagea

Kue bagea merupakan camilan khas berbahan dasar tepung sagu dan kenari. Teksturnya keras di luar namun terasa gurih ketika digigit perlahan.

Baca juga: SMP Terbaik Jayapura dan Merauke 2025: 10 Sekolah Favorit Acuan PPDB

Kue ini tidak hanya populer di Papua, tetapi juga dikenal di Maluku dan Sulawesi Utara. Biasanya dinikmati bersama teh atau kopi hangat untuk menambah kenikmatan.

Ikan Bungkus

Ikan bungkus memiliki tampilan yang sekilas mirip pepes, namun menggunakan daun talas sebagai pembungkusnya. Daun talas memberi aroma khas saat ikan dibakar dengan api kecil hingga matang.

Bumbu yang digunakan cenderung sederhana, sehingga rasa asli ikan tetap terasa kuat. Hidangan ini kerap disajikan dalam acara keluarga maupun santapan sehari-hari masyarakat Papua.

Keenam makanan khas Jayapura tersebut mencerminkan kekayaan bahan lokal serta kearifan kuliner masyarakat Papua. Dari papeda yang legendaris hingga ikan bungkus yang aromatik, setiap hidangan menawarkan pengalaman rasa yang autentik dan berkesan bagi siapa saja yang mencicipinya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: IDN Times

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU