PAPUA - Kehadiran tempat ibadah di Papua tidak hanya menjadi pusat spiritual, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dalam keberagaman.
Salah satu yang menonjol adalah Pura Ksatria Shanti Bhuana yang berdiri di kawasan militer Kabupaten Manokwari.
Pura ini terletak di area Trikora, Arfai 1, Distrik Manokwari, tepatnya di dalam kompleks Markas Kodam XVIII/Kasuari.
Baca juga: Pura Agung Giri Cyclop Sentani Hadirkan Nuansa Spiritual di Kaki Pegunungan Sakral Papua
Lokasinya yang berada di lingkungan militer menjadikan pura ini mudah diakses dengan sistem keamanan yang terjaga.
Tempat ibadah ini juga dapat dikunjungi selama 24 jam setiap hari, memberikan fleksibilitas bagi umat Hindu untuk beribadah kapan saja.
Keberadaan pura ini semakin istimewa karena dibangun berdampingan dengan rumah ibadah lain seperti masjid dan gereja.
Baca juga: Mengintip Keindahan Pura Dengan Panorama Laut dan Simbol Toleransi di Tanah Papua
Hal tersebut menjadikannya sebagai simbol nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Papua Barat.
Dari segi fasilitas, pura ini dilengkapi dengan sarana pendukung seperti toilet serta area yang nyaman untuk kegiatan persembahyangan.
Lingkungan yang bersih dan tertata rapi turut menambah kekhusyukan bagi umat yang datang beribadah.
Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas Dipicu Miras Jadi Sorotan, Polda Papua Barat Perketat Pengawasan
Secara historis, pura ini diresmikan pada 15 Mei 2022 oleh I Nyoman Cantiasa.
Pembangunannya melibatkan kerja sama antara personel militer dan masyarakat sipil dari berbagai latar belakang agama.
Proses gotong royong tersebut memperkuat nilai persatuan dan menjadi cerminan kehidupan harmonis di Tanah Papua.
Selain fungsi utamanya sebagai tempat ibadah, pura ini juga menjadi daya tarik tersendiri karena makna simboliknya yang kuat sebagai miniatur toleransi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: