Sabtu, 06 JUNI 2026 • 09:00 WIB

Di Tengah Pegunungan Papua Ternyata Ada Kebun Teh, Kisahnya Bikin Banyak Orang Penasaran

Author

ilustrasi Kebun Teh

PAPUA - Ketika berbicara tentang wisata Papua, kebanyakan orang akan langsung teringat pada Raja Ampat, Lembah Baliem, atau deretan pantai eksotis yang membentang di berbagai wilayah. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa Papua juga memiliki kawasan budidaya teh yang tumbuh di daerah pegunungan.

Meski belum berkembang menjadi destinasi wisata komersial seperti perkebunan teh di Pulau Jawa maupun Sumatera, keberadaan kebun teh di Papua menghadirkan daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mencari pengalaman berbeda.

Salah satu perkebunan teh yang cukup dikenal berada di Kampung Kokobaya, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. Lokasi ini berada di kawasan pegunungan yang memiliki udara sejuk dan kondisi alam yang mendukung pertumbuhan tanaman teh.

Perkebunan tersebut dikelola secara mandiri oleh masyarakat adat setempat. Keberadaannya menjadi bukti bahwa komoditas teh juga dapat tumbuh dan berkembang di dataran tinggi Papua.

Baca juga: Inilah Deretan SMA Terbaik Di Papua Yang Jadi Incaran Calon Siswa Setiap Tahun

Produk teh yang dihasilkan dari kawasan ini dikenal dengan nama Teh Cendrawasih. Minuman tersebut menjadi salah satu hasil pertanian lokal yang mulai menarik perhatian karena berasal dari wilayah yang selama ini lebih dikenal dengan kekayaan alam dan budayanya.

Pengembangan kebun teh tersebut dilakukan oleh petani lokal bernama Akulian Pakage. Melalui usaha yang dijalankan secara mandiri, perkebunan itu menjadi salah satu contoh pemanfaatan potensi alam pegunungan Papua untuk kegiatan ekonomi masyarakat.

Karena masih dikelola dalam skala terbatas, kawasan perkebunan ini belum dilengkapi dengan berbagai fasilitas wisata yang umumnya tersedia di destinasi wisata kebun teh pada umumnya. Namun, suasana alam yang asri menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Baca juga: Bukan Cuma Noken, Ternyata Papua Punya Deretan Kerajinan Unik Yang Mendunia

Hamparan perbukitan hijau serta udara pegunungan yang sejuk memberikan pengalaman berbeda bagi siapa saja yang berkesempatan mengunjungi kawasan tersebut. Lingkungan yang masih alami membuat suasana terasa tenang dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Selain perkebunan teh di Deiyai, Papua juga memiliki tradisi minuman herbal yang berkaitan dengan kekayaan alam lokal. Salah satu contohnya dapat ditemukan di wilayah Malaumkarta Raya, Kabupaten Sorong.

Di kawasan tersebut, masyarakat Suku Moi memiliki tradisi mengolah minuman herbal yang dikenal dengan nama Teh Kamlowele. Minuman ini dibuat menggunakan bahan alami yang berasal dari kulit kayu hutan.

Baca juga: Banyak Orang Tak Tahu, Ini Tempat Berburu Barang Murah Di Papua

Proses pembuatannya masih mempertahankan cara-cara tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Minuman tersebut tidak hanya dikonsumsi sebagai pelepas dahaga, tetapi juga menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat.

Keberadaan Teh Kamlowele menunjukkan bahwa Papua memiliki kekayaan tradisi yang beragam dalam memanfaatkan sumber daya alam untuk kebutuhan sehari-hari. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari identitas budaya yang terus dipertahankan hingga saat ini.

Meski wisata kebun teh belum menjadi sektor unggulan di Papua, keberadaan Perkebunan Teh Cendrawasih di Deiyai serta tradisi Teh Kamlowele di Sorong memperlihatkan sisi lain dari kekayaan Tanah Papua. Kombinasi antara alam pegunungan, kearifan lokal, dan hasil bumi khas menjadikan pengalaman wisata di Papua semakin beragam dan menarik untuk dijelajahi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU