Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 00:14 WIB

Demo Damai Sopir Guncang Boven Digoel: Roni Omba Janji Bongkar Permainan Solar dan Benahi Birokrasi

Author

Tampak suasana demo damai para sopir yang menuntut penyelesaian kelangkaan BBM solar di Boven Digoel. (Ist)

PAPUA – Suasana Kabupaten Boven Digoel pada Selasa (25/11/2025) memanas namun tetap kondusif ketika para sopir menggelar aksi demo damai untuk menuntut penyelesaian kelangkaan BBM solar yang kembali melanda daerah tersebut. Para sopir turun ke jalan dengan membawa aspirasi agar pemerintah segera menindak persoalan yang berulang dan memengaruhi mata pencaharian mereka.

Bupati Boven Digoel, Roni Omba, merespons cepat aksi tersebut dan menyampaikan apresiasinya. Ia menilai bahwa penyampaian aspirasi secara tertib menunjukkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi daerah, sekaligus bentuk komitmen untuk mendorong perbaikan pelayanan publik.

Dalam tanggapannya, Roni Omba menyebut bahwa dugaan permainan oknum yang menyebabkan kelangkaan solar perlu ditindaklanjuti secara serius. Menurutnya, pemerintah tidak akan membiarkan situasi yang merugikan masyarakat ini terus berlangsung, apalagi ketika para sopir bergantung sepenuhnya pada BBM untuk mencari nafkah.

Baca juga: Roni Omba Hadiri Vidcom Nasional Bersama Presiden: Pemerintah Pusat Tekankan Percepatan Program KDKMP

Bupati juga menegaskan bahwa kepemimpinan di Boven Digoel bukan milik kelompok tertentu, melainkan seluruh masyarakat tanpa kecuali. Ia menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama agar penyelesaian masalah dapat berjalan efektif dan tidak tersandera persoalan internal birokrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Roni Omba kembali menyinggung rencananya untuk membenahi birokrasi yang sebelumnya dinilai bermasalah. Ia menyampaikan bahwa peningkatan pelayanan publik harus dilakukan, termasuk memastikan distribusi solar berjalan normal, adil, dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Para sopir berharap bahwa aksi damai ini menjadi titik awal penyelesaian persoalan kelangkaan solar yang telah berulang kali terjadi. Mereka menilai bahwa tanpa langkah tegas dan pengawasan intensif, permasalahan ini akan terus muncul dan menimbulkan keresahan bagi para pelaku transportasi.

Pemerintah daerah bersama Pertamina diharapkan dapat bekerja lebih erat dalam memetakan sumber masalah, memperbaiki pola distribusi, dan menerapkan pengawasan yang kuat untuk mencegah permainan pihak tidak bertanggung jawab di dalam rantai suplai BBM.

Baca juga: 52 Pasangan Resmi Menjadi Suami Istri di Tongkonan: Pemerintah Mimika Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik Lewat Nikah Massal

Menanggapi hal tersebut, Bupati Roni Omba memastikan bahwa pemerintah daerah tidak akan bergerak sendirian. Ia menegaskan perlunya kerja sama dengan Pertamina dan pihak-pihak terkait agar distribusi solar dapat kembali stabil, transparan, dan tepat sasaran.

Aksi damai yang berlangsung tertib ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Situasi tersebut juga menjadi pengingat bahwa komunikasi antara masyarakat dan pemerintah perlu terus dijaga agar persoalan publik dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

Dengan komitmen yang disampaikan Bupati, masyarakat kini menantikan langkah nyata yang akan diambil untuk menyelesaikan persoalan kelangkaan solar. Harapannya, distribusi BBM segera kembali normal sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga dapat berjalan lancar seperti sediakala.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU