PAPUA — Upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak terus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika. Salah satu langkah yang kini menjadi fokus adalah menggandeng para Duta Pajak untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan edukasi dan penagihan pajak di masyarakat. Kolaborasi ini dinilai mampu memperluas jangkauan sosialisasi sekaligus membuat pesan perpajakan lebih mudah diterima.
Plt. Sekretaris Bapenda Mimika, Darius Sabon Rain, menjelaskan bahwa Duta Pajak memiliki peran penting sebagai wajah baru Bapenda dalam berinteraksi dengan warga. Mereka tidak hanya menjadi simbol penggerak pembayaran pajak, tetapi benar-benar hadir sebagai komunikator yang mampu menjembatani pemahaman publik tentang manfaat pajak bagi pembangunan daerah.
Dalam keterangannya, Darius menyebut bahwa setiap kegiatan perpajakan kini hampir selalu menghadirkan Duta Pajak. Mulai dari roadshow penagihan pajak ke kampung-kampung, kunjungan ke pusat keramaian, hingga layanan pajak keliling, kehadiran mereka membuat suasana lebih cair dan memudahkan warga untuk bertanya langsung terkait persoalan perpajakan.
Baca juga: Kolaborasi Internasional di Timika: Freeport, PSSI, dan KNVB Bersatu Mengorbitkan Talenta Muda Papua
Ia menambahkan bahwa peran Duta Pajak tidak berhenti pada kegiatan lapangan. Mereka juga dilibatkan dalam kampanye kreatif, pembuatan konten informatif, serta aktivitas publik lainnya agar pesan mengenai pentingnya membayar pajak bisa diterima dengan cara yang lebih menarik dan tidak monoton.
Salah satu contoh yang paling terlihat adalah saat pelaksanaan Gebyar Pajak. Dalam acara tersebut, para Duta Pajak membawakan kuis interaktif seputar perpajakan yang berhasil menarik perhatian pengunjung. Antusiasme warga meningkat karena kegiatan dikemas dengan hadiah, hiburan, dan penjelasan praktis terkait kewajiban pajak.
Darius menilai pendekatan kreatif ini tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk terlibat dalam edukasi perpajakan. Menurutnya, literasi pajak sebaiknya ditanamkan sejak dini, sehingga ke depan masyarakat akan semakin sadar bahwa pajak adalah tulang punggung pembangunan.
Ia juga menekankan bahwa Bapenda Mimika terus berkomitmen berinovasi dalam berbagai bentuk sosialisasi. Kolaborasi dengan Duta Pajak dipandang sebagai upaya untuk menghadirkan aparat yang lebih dekat dengan warga dan menjawab persoalan perpajakan secara cepat dan tepat.
Lebih jauh, Darius menegaskan bahwa peningkatan kepatuhan pajak akan berdampak langsung pada pembangunan Kabupaten Mimika. Infrastruktur, layanan publik, dan berbagai program pemerintah daerah sangat bergantung pada realisasi pendapatan dari pajak yang dibayarkan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh warga Mimika untuk memahami bahwa setiap kontribusi pajak merupakan bagian penting dalam memajukan daerah. Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif menyebarkan pesan positif mengenai pentingnya membayar pajak secara benar dan tepat waktu.
“Dengan membayar pajak, berarti kita ikut membangun Mimika. Kami berharap generasi muda juga aktif mengedukasi masyarakat agar taat pajak,” tutup Darius dengan optimis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: