PAPUA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyarankan masyarakat di tanah Papua yang berencana mudik Lebaran 2026 untuk memesan tiket melalui aplikasi atau saluran resmi.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif dalam menangkal aksi calo yang kerap merugikan konsumen.
Kepala Cabang Pelni Jayapura, Nurul Azhar, menjelaskan bahwa transaksi digital menawarkan keamanan dan efisiensi.
Melalui sistem daring, masyarakat bisa mengecek kuota tiket, menentukan waktu perjalanan, hingga memilih kategori layanan secara real-time tanpa perlu mengantre di kantor fisik.
Baca juga: Daftar Pantai Cantik Untuk Spot Foto Biak Numfor
"Dengan pembelian tiket melalui jalur resmi juga memberikan jaminan data penumpang tercatat dengan baik dalam sistem perusahaan," katanya.
Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H, Pelni juga meluncurkan inisiatif khusus untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat.
Azhar menyebutkan bahwa tersedia potongan harga signifikan bagi pemudik di wilayah Papua.
"Program stimulus yang diberikan ini transportasi ini berlaku untuk pembelian tiket kelas ekonomi yang mulai dibuka pada 11 Februari 2026 di mana penumpang Papua membeli tiket maka mendapatkan diskon 30 persen," ujarnya.
Ia menekankan agar masyarakat segera mengakses aplikasi PELNI Mobile atau situs resmi perusahaan untuk menikmati promo tersebut.
Baca juga: Spot Foto di Biak Numfor: Pesona Bahari dan Budaya yang Memikat
Sistem yang sudah terhubung dengan berbagai opsi pembayaran ini menjamin transaksi berlangsung transparan dan kilat.
"Dengan pembelian tiket melalui jalur resmi juga memberikan jaminan data penumpang tercatat dengan baik dalam sistem perusahaan, sehingga memudahkan proses verifikasi saat keberangkatan dan meminimalkan risiko penipuan," katanya.
Guna memastikan masa angkutan Lebaran berjalan kondusif, Pelni Jayapura gencar mengedukasi warga agar waspada terhadap pihak-pihak yang menawarkan tiket murah di luar kanal resmi. Selain edukasi publik, koordinasi lintas instansi juga diperkuat.
"Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan pemangku kepentingan terkait guna memastikan kelancaran operasional serta pelayanan kepada penumpang selama musim mudik Lebaran," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara