Minggu, 29 MARET 2026 • 15:55 WIB

Pria Tewas Tertancap Puluhan Anak Panah di Mimika

Author

Tampak jenazah korban yang tertancap puluhan anak panas di jalan poros bandara lama arah mile 32, Kampung Kwamki, Distrik Kwamki Narama (papuanewsonline.com)

PAPUA - Seorang pria ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan akibat tertancap puluhan anak panah di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (29/3/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di jalan poros bandara lama arah Mile 32, tepatnya di Kampung Kwamki.

Korban diketahui bernama Balau Newegalen, seorang laki-laki berusia 20 tahun yang berasal dari Suku Damal.

Baca juga: PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Mengeluarkan Imbauan Penumpang Diminta Tertib Jelang Arus Balik

Ia tercatat berdomisili di Jalan SP 12, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga menjadi sasaran penyerangan yang berkaitan dengan konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.

Konflik di Distrik Kwamki Narama diketahui telah berlangsung sejak tahun 2025 dan hingga kini belum sepenuhnya mereda.

Korban ditemukan pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 WIT di kawasan pangkalan ojek.

Lokasi penemuan berada di jalur utama yang menghubungkan wilayah sekitar bandara lama menuju Mile 32.

Baca juga: Puas Main Air! Ini Rekomendasi Taman Wisata Air di Merauke

Kondisi korban saat ditemukan menunjukkan adanya luka serius akibat sejumlah anak panah yang menancap di tubuhnya.

Aparat kepolisian segera melakukan evakuasi terhadap jenazah korban setelah menerima laporan dari masyarakat.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Mimika untuk dilakukan proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.

Baca juga: Alibaham Temongmere Resmi Dilantik Jadi Komisaris

Langkah tersebut dilakukan guna mendukung proses penyelidikan serta penegakan hukum atas kasus tersebut.

Sementara itu, situasi di Distrik Kwamki Narama dilaporkan masih dalam kondisi terkendali.

Namun kejadian ini memicu berkumpulnya sejumlah warga yang membawa alat perang sebagai bentuk reaksi atas insiden tersebut.

Pihak kepolisian diharapkan dapat segera mengungkap pelaku dan mencegah potensi eskalasi konflik yang lebih luas di wilayah tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Papuanewsonline.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU