Selasa, 31 MARET 2026 • 07:14 WIB

Lonjakan Penumpang Warnai Bandara Rendani

Author

Kepala UPBU Kelas II Rendani Manokwari, Herman Sujito. (Klik Papua)

PAPUA - Pergerakan penumpang di Bandara Kelas II Rendani Manokwari mengalami peningkatan selama periode Posko Angkutan Lebaran 2026.

Kepala UPBU Kelas II Rendani Manokwari, Herman Sujito, mengatakan posko berlangsung selama 18 hari.

Periode tersebut dimulai sejak 13 hingga 30 Maret 2026 dengan pengawasan operasional penerbangan secara intensif.

Baca juga: Etika Jurnalistik Jadi Sorotan di Konferkab PWI

Ia memastikan seluruh aktivitas penerbangan selama masa Lebaran berjalan aman dan terkendali.

Dari sisi pergerakan pesawat, jumlah kedatangan dan keberangkatan masing-masing tercatat sebanyak 135 penerbangan.

Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Pesawat datang mengalami kenaikan sebesar 8,1 persen, sementara pesawat berangkat meningkat 7,4 persen.

Baca juga: Frederik Lamawuran Pimpin PWI Kaimana

Puncak pergerakan pesawat terjadi pada 24 Maret 2026 atau H+3 dengan total 12 penerbangan dalam satu hari.

Dari sisi penumpang, jumlah kedatangan mencapai 7.668 orang atau meningkat 6,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, penumpang berangkat tercatat sebanyak 11.512 orang atau naik 11,6 persen.

Lonjakan tertinggi penumpang terjadi pada 28 Maret 2026 atau H+7.

Pada hari tersebut, jumlah penumpang datang mencapai 632 orang dan penumpang berangkat sebanyak 878 orang.

Baca juga: Lonjakan Penumpang Lebaran di Bandara Sentani

Berbeda dengan penumpang, pergerakan kargo justru mengalami penurunan selama periode yang sama.

Kargo datang tercatat sebesar 45.733 kilogram, turun 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara kargo berangkat mencapai 54.976 kilogram atau menurun 9,3 persen.

Puncak pergerakan kargo terjadi pada 13 Maret 2026 atau H-8 sebelum Lebaran.

Menurut Herman, transportasi udara masih menjadi pilihan utama masyarakat selama masa angkutan Lebaran.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Klik Papua

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU