PAPUA - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, memastikan proses pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Papua Barat akan berlangsung tanpa intervensi.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul rencana pelaksanaan Musyawarah Luar Biasa untuk memilih kepengurusan baru.
Ia menekankan bahwa seluruh proses berjalan secara independen tanpa campur tangan pemerintah daerah.
Menurutnya, setiap calon dipersilakan maju selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Baca juga: Lonjakan Penumpang Warnai Bandara Rendani
Tidak ada arahan khusus maupun dukungan tersembunyi kepada kandidat tertentu dalam proses tersebut.
Gubernur menyebut pelaksanaan Muslub akan menyesuaikan dengan kesiapan berbagai aspek pendukung.
Hal tersebut meliputi penentuan jadwal, kesibukan agenda, serta dukungan pendanaan.
Ia memastikan pemerintah tetap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Baca juga: Etika Jurnalistik Jadi Sorotan di Konferkab PWI
Muslub diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan baru yang lebih solid dan profesional.
Kepengurusan tersebut nantinya akan memimpin organisasi olahraga di Papua Barat ke depan.
Seluruh KONI kabupaten disebut memiliki hak yang sama dalam menentukan pilihan.
Mereka diharapkan memilih sosok yang mampu meningkatkan prestasi olahraga daerah.
Baca juga: Frederik Lamawuran Pimpin PWI Kaimana
Gubernur juga menegaskan pentingnya proses demokratis dalam pemilihan tersebut.
Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi dasar dalam menentukan kepemimpinan.
Pemerintah provinsi akan tetap berperan sebagai mitra strategis dalam pembinaan olahraga.
Dukungan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi atlet di tingkat regional maupun nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Klik Papua