Kamis, 21 MEI 2026 • 10:00 WIB

Harga Tanah Di Jayapura Jadi Yang Termahal Di Papua

Author

Jayapura

PAPUA - Harga tanah di Papua terus mengalami peningkatan, terutama di kawasan pusat Kota Jayapura yang kini menjadi wilayah dengan nilai properti tertinggi di Tanah Papua.

Kawasan pusat bisnis atau Central Business District (CBD) Jayapura menjadi titik paling mahal karena memiliki akses strategis serta aktivitas ekonomi yang sangat padat.

Di sejumlah area komersial dan jalan protokol, harga tanah bahkan dapat mencapai Rp10 juta hingga Rp15 juta per meter persegi.

Baca juga: Tradisi Sasi Di Papua Jadi Benteng Adat Dalam Menjaga Laut Dan Kelestarian Biota Pesisir

Nilai tersebut bisa meningkat lebih tinggi apabila lahan berada di lokasi premium yang diperuntukkan bagi pembangunan pusat perbelanjaan, hotel, atau ruko elite.

Selain pusat kota, kawasan penyangga seperti Abepura dan Waena juga menjadi daerah dengan perkembangan properti yang cukup pesat.

Harga tanah di wilayah tersebut umumnya berada pada kisaran Rp1,5 juta hingga Rp5 juta per meter persegi tergantung akses jalan dan legalitas lahan.

Baca juga: Kisah Dokter Inspiratif Di Papua Yang Mengabdi Hingga Pedalaman

Pertumbuhan penduduk serta meningkatnya aktivitas perdagangan membuat kawasan Abepura dan Waena terus diminati oleh investor maupun masyarakat lokal.

Sementara itu, daerah berkembang seperti Sentani dan Biak menawarkan harga tanah yang lebih bervariasi dibanding pusat Kota Jayapura.

Di wilayah tersebut, nilai lahan rata-rata berada pada kisaran Rp500 ribu hingga Rp1,5 juta per meter persegi.

Baca juga: Kopi Wamena Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif Papua Dari UMKM Hingga Pasar Kopi Dunia

Untuk wilayah pedalaman atau kawasan adat, sistem transaksi tanah sering kali masih melibatkan kesepakatan adat dan pelepasan hak ulayat masyarakat setempat.

Karena itu, proses pembelian tanah di Papua memerlukan perhatian khusus terhadap status kepemilikan agar tidak menimbulkan sengketa di kemudian hari.

Harga tanah di Papua juga dapat melonjak drastis apabila berada tepat di tepi jalan utama atau dekat pusat pemerintahan dan fasilitas publik.

Masyarakat yang ingin berinvestasi properti di Papua disarankan memantau perkembangan harga secara berkala sekaligus memastikan legalitas tanah melalui proses yang resmi dan melibatkan pemilik hak adat setempat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU