Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 17:13 WIB

Presiden Prabowo Serahkan Bantuan Kursi untuk Dua Gereja di Pulau Terluar Papua

Author

Tampak Ondoafi Kampung Pulau Liki, Gotlif Teno, telah menerima bantuan kursi dari Presiden Prabowo Subianto untuk dua gereja di Pulau Liki, Sarmi, Papua. (beritapapua)

PAPUA — Suasana haru dan sukacita menyelimuti warga Kampung Pulau Liki, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, pada Minggu (9/11/2025) pagi. Di tengah deburan ombak Samudra Pasifik, masyarakat setempat menerima bantuan 30 unit kursi dari Presiden Prabowo Subianto untuk dua gereja di pulau terluar tersebut: Gereja Pantekosta dan Gereja GKI Pulau Liki.

Penyerahan bantuan dilakukan sekitar pukul 10.00 WIT dan diterima langsung oleh Ondoafi (pemimpin adat) Kampung Pulau Liki, Gotlif Teno, di hadapan para tokoh gereja dan masyarakat setempat. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan pelayanan jemaat serta menjadi simbol kehadiran negara hingga ke wilayah paling ujung timur Indonesia.

“Saya haturkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Bapak Presiden Prabowo Subianto, atas bantuan yang diberikan. Kursi berjumlah 30 unit ini akan dibagi ke dua gereja yang ada di Kampung Pulau Liki agar dapat dijadikan barang inventaris gereja dan digunakan dalam pelayanan jemaat,” ujar Gotlif Teno, usai menerima bantuan tersebut.

Gotlif menegaskan bahwa bantuan sederhana seperti kursi justru memiliki arti yang sangat besar bagi masyarakat Pulau Liki. Selama ini, kedua gereja di wilayah tersebut mengalami keterbatasan sarana ibadah karena kondisi ekonomi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan tradisional.

Baca juga: Masyarakat Adat Keerom Desak Pengusutan Oknum Aparat: Dugaan Intimidasi dan Konspirasi dalam Kasus Tambang PT Sawerigading Internasional Group

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Sampai saat ini gereja-gereja di Pulau Liki masih kekurangan kursi, sementara jumlah jemaat terus bertambah. Dengan adanya bantuan ini, kami merasa diperhatikan dan didukung oleh negara,” tuturnya.

Menurut Gotlif, perekonomian masyarakat di Pulau Liki belum sepenuhnya stabil. Kondisi geografis yang terpencil membuat warga sulit mengakses pasar dan sumber daya ekonomi, sehingga dukungan dari pemerintah menjadi tumpuan utama dalam membangun fasilitas publik dan keagamaan.

“Masyarakat di Pulau Liki semuanya nelayan, dan perekonomian mereka juga belum begitu baik. Kalau mengharapkan sumbangsih dari masyarakat untuk membeli inventaris gereja, kami rasa belum bisa. Karena itu, kami sangat bersyukur atas bantuan dari pemerintah,” tambahnya.

Sebagai pulau terluar di pesisir utara Papua, Pulau Liki memiliki posisi strategis sekaligus menantang. Terletak di jalur perbatasan laut dengan Samudra Pasifik, pulau ini kerap menjadi perhatian pemerintah dalam konteks keamanan, kedaulatan, dan pemerataan pembangunan.

Gotlif Teno menegaskan komitmennya sebagai pemimpin adat untuk menjaga Pulau Liki agar tetap aman dan damai.

“Saya sangat bersyukur atas perhatian pemerintah pusat. Pulau Liki ini adalah salah satu pulau terluar Papua, dan saya akan terus menjaga pulau ini dari orang-orang atau kelompok yang berniat melakukan kejahatan atau menjadikan pulau ini tempat persembunyian,” tegasnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh warga agar mendukung program-program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah pusat maupun daerah, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial keagamaan.

Baca juga: Mahasiswa Uncen Jayapura Gelar Aksi Damai, Desak Pemerintah Hentikan Militerisasi dan Eksploitasi Tanah Papua

“Saya terus mengingatkan masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban. Kita harus mendukung semua program pemerintah demi kemajuan Pulau Liki,” ujarnya menutup pernyataan.

Bantuan kursi yang disalurkan ini, meski tampak sederhana, dianggap sebagai tanda nyata kehadiran negara di wilayah terluar yang selama ini kerap terisolasi dari perhatian pembangunan. Pemerintah berharap dukungan semacam ini dapat memperkuat pelayanan keagamaan, mempererat persaudaraan antarjemaat, serta membangkitkan semangat gotong royong masyarakat.

Dengan bantuan tersebut, kegiatan ibadah di Gereja Pantekosta dan Gereja GKI Pulau Liki kini dapat berlangsung lebih nyaman dan tertata. Warga pun berharap, ke depan akan ada lebih banyak perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Pulau Liki dan daerah-daerah terluar lainnya.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU