Papua - Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas (P2TIM) Teluk Bintuni atau Petrotekno kembali menarik perhatian publik melalui kegiatan Open House yang digelar di kompleks P2TIM, Jalan Poros Bintuni–Manokwari, Distrik Bintuni Timur, Sabtu (15/11/2025). Acara ini menghadirkan masyarakat, tokoh adat, orang tua peserta pelatihan, serta jajaran pemerintah daerah.
Kegiatan yang mengangkat tema “Bersama Kita Membangun Negeri” tersebut menjadi momentum penting bagi P2TIM untuk menunjukkan secara terbuka aktivitas pembelajaran yang selama ini dilakukan. Para tamu undangan mendapat kesempatan melihat langsung fasilitas pelatihan industri dan migas yang dipersiapkan untuk melatih tenaga kerja muda berkualitas dari Teluk Bintuni.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Teluk Bintuni, Dominggus Patikawa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Open House memberi ruang penting bagi masyarakat untuk memperoleh pemahaman yang benar tentang P2TIM.
Baca juga: Panen 6,75 Hektare Padi di Tembuni: Teluk Bintuni Mantapkan Langkah Menuju Kemandirian Pangan
Menurut Dominggus, berbagai asumsi dan informasi yang berkembang di luar sering kali tidak menggambarkan kondisi sebenarnya. Melalui Open House, publik dapat melihat langsung proses pembelajaran dan pelatihan bagi para peserta, khususnya putra-putri asli 7 suku Teluk Bintuni yang menjadi prioritas utama program.
Ia juga menyampaikan bahwa P2TIM diharapkan dapat menjadi pusat kemajuan sumber daya manusia daerah. Dengan hadirnya fasilitas pendidikan vokasi lengkap di Teluk Bintuni, generasi muda tidak perlu lagi meninggalkan kampung halaman untuk mencari pelatihan industri ke daerah lain.
Dominggus menekankan bahwa P2TIM membuka peluang besar bagi generasi muda untuk bersaing di industri migas dan teknis, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Keberadaan pusat pelatihan ini menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan manusia di wilayah yang kaya potensi migas tersebut.
Lebih lanjut ia menegaskan bahwa Open House bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat untuk melihat proses pembelajaran, bertanya langsung kepada instruktur, serta memahami peluang karier yang tersedia melalui jalur vokasi. Informasi yang tepat dinilai penting untuk menghapus keraguan dan memperkuat dukungan masyarakat.
Baca juga: Ritual Orong Na-Sfa-Tehit: Teriakan Sunyi Masyarakat Adat Sorsel Menuntut Keadilan Negara
Suasana Open House berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Peserta diajak berkeliling ruang pelatihan, melihat workshop teknik, mencermati peralatan industri, hingga menyaksikan demonstrasi penggunaan berbagai perangkat yang menjadi bagian dari kurikulum pelatihan.
Instruktur dan staf P2TIM turut memberikan penjelasan mengenai standar pelatihan yang diterapkan, termasuk peluang kerja lulusan di sektor industri dan migas. Banyak orang tua peserta pelatihan menyampaikan rasa bangga melihat anak-anak mereka menjalani pendidikan berkualitas tanpa harus pergi jauh dari Bintuni.
Melalui kegiatan ini, P2TIM kembali menegaskan komitmennya untuk mencetak tenaga kerja industri terampil dari Tanah Sisar Matiti. Dengan dukungan pemerintah daerah dan keterlibatan masyarakat, pusat pelatihan ini diharapkan mampu menghasilkan SDM unggul yang berkontribusi langsung terhadap pembangunan Teluk Bintuni dan Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: