Minggu, 23 NOVEMBER 2025 • 07:00 WIB

Dua Putri Teluk Bintuni Siap Tempuh Pendidikan S2 di Inggris: Harapan Baru bagi Generasi Muda Papua Barat

Author

Ruth Inanosa dan Marlista Simuna berpose bersama Kepala Dinas Pendidikan Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, S.Pd, S.IP., MM, di ruang kerjanya, Kamis (20/11). (dok. pemkab teluk bintuni)

Papua - Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni kembali memberikan dukungan nyata bagi generasi muda berprestasi yang bertekad melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri. Pada Kamis (20/11), dua putri daerah, Ruth Inanosa dan Marlista Simuna, melakukan kunjungan ke kantor dinas untuk menyampaikan perkembangan studi mereka sekaligus memohon doa restu kepada pemerintah daerah.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Dr. Henry D. Kapuangan, S.Pd, S.IP., MM. Dalam suasana penuh kehangatan, kedua putri asal suku Sumuri itu menyampaikan harapan besar mereka untuk dapat melanjutkan pendidikan S2 di Inggris sebagai langkah penting peningkatan kapasitas diri maupun kontribusi bagi daerah.

Dalam pertemuan itu, Ruth Inanosa menyampaikan laporannya bahwa ia telah menyelesaikan studi S1 pada Juli 2025 di Newcastle, Inggris. Setelah kembali ke Indonesia, Ruth fokus mengurus visa pelajar di Jakarta sebagai tahap akhir sebelum kembali ke Inggris untuk memulai studi magister.

Baca juga: Kematian Irene Sokoy dan Bayinya Guncang Jayapura: Tragedi Penolakan Pasien yang Ungkap Krisis Sistem Kesehatan Papua

Sementara itu, Marlista Simuna, yang merupakan penerima bantuan pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, baru saja menamatkan pendidikan S1 Teknik Geologi di Universitas Sains dan Teknologi Jayapura pada Oktober 2025. Ia kini tengah bersiap melanjutkan pendidikan ke luar negeri, dengan harapan besar dapat diterima di Newcastle University pada September 2026.

Baik Ruth maupun Marlista kompak menyampaikan permohonan doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Teluk Bintuni. Mereka berharap agar proses dan persiapan mereka dapat berjalan lancar tanpa kendala hingga tiba saatnya berangkat ke Inggris.

Menanggapi laporan kedua putri daerah itu, Dr. Henry Kapuangan menyampaikan apresiasi tinggi serta rasa bangga atas kegigihan dan pencapaian mereka. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Ruth dan Marlista menjadi inspirasi baru bagi pelajar-pelajar lain di Teluk Bintuni untuk bermimpi besar dan berjuang meraih pendidikan tingkat lanjut.

Selain memberikan dukungan moral, Kepala Dinas Pendidikan itu juga menekankan komitmen pemerintah daerah dalam penguatan program beasiswa yang lebih terstruktur untuk membantu lebih banyak anak Bintuni melanjutkan pendidikan tinggi. Ia menuturkan bahwa regulasi daerah terkait beasiswa saat ini sedang menunggu finalisasi sebelum mulai diterapkan.

“Perda kita sedang menunggu ditandatangani. Tahun depan (2026), kami dapat mengimplementasikannya sehingga dapat membantu banyak anak Bintuni,” ungkapnya dengan penuh optimisme. Kebijakan ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan berkualitas.

Baca juga: Tragedi di Jalan Gunung Yahukimo: Pekerja Gereja Jadi Korban Kekerasan, Aparat Perkuat Operasi Keamanan

Ruth dan Marlista menjadi contoh nyata bahwa dukungan pendidikan dari pemerintah daerah mampu mendorong putra-putri Papua Barat untuk menembus persaingan akademik tingkat internasional. Semangat keduanya kini menjadi harapan baru bagi peningkatan sumber daya manusia di Teluk Bintuni.

Dengan doa dan dukungan masyarakat serta pemerintah, keduanya berharap perjalanan pendidikan mereka tidak hanya membawa kebanggaan pribadi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah setelah kembali dan mengabdi di tanah kelahiran.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU