Minggu, 30 NOVEMBER 2025 • 09:00 WIB

Mayat Wanita Tanpa Peti di Mobil Innova Gegerkan TPU Pasir Putih: Penggali Kubur Temukan Banyak Kejanggalan

Author

Petugas RSUD Manokwari bersama aparat kepolisian tampak mempersiapkan jenazah untuk proses otopsi, setelah sebelumnya ditemukan dibawa menggunakan mobil rental tanpa peti ke TPU Pasir Putih, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (29/11/2025). (papuadalamberita)

PAPUA — Suasana Sabtu pagi di TPU Pasir Putih mendadak berubah tegang setelah seorang penggali kubur, Hengky Baransano, menemukan banyak kejanggalan terkait jenazah seorang wanita yang dibawa menggunakan mobil rental Toyota Innova berwarna hitam. Tiga orang yang berada di dalam mobil tersebut—dua pria dan satu wanita—bermaksud melakukan pemakaman tanpa peti, membuat Hengky curiga dan akhirnya melapor ke kepolisian.

Hengky menjelaskan bahwa sejak Jumat (28/11/2025) ia sudah diminta menggali kubur oleh seorang perempuan yang datang menggunakan taksi online. Perempuan tersebut tiba sekitar pukul 09.00 WIT dan meminta bantuan mencarikan penggali kubur, namun sempat keberatan dengan harga galian. Ia kemudian menawar dan mengaku hanya mampu membayar Rp2 juta karena kondisi ekonomi yang sulit.

Menurut pengakuan perempuan itu, jenazah yang akan dimakamkan disebut berasal dari Sorong. Hengky pun memutuskan tetap membantu, dengan alasan kemanusiaan. Perempuan itu kemudian mengambil nomor teleponnya dan berjanji menghubungi kembali setelah semua persiapan selesai.

Baca juga: Satgas Yonif 732/Banau Perkuat Ekonomi Warga Mamere Lewat Program Rosita di Perbatasan Papua

Pada Jumat siang, perempuan tersebut kembali menelepon dan meminta pemakaman dilakukan hari itu juga. Namun Hengky menolak dan menyarankan agar proses dilakukan Sabtu pagi. Ia bersama lima rekannya menggali kubur dari pukul 14.00 hingga 18.00 WIT. Untuk konsumsi para pekerja, perempuan itu sempat mentransfer Rp2,5 juta.

Namun sekitar dini hari, perempuan yang sama menghubungi kembali dan meminta agar disiapkan tripleks serta gergaji. Permintaan itu membuat Hengky heran, terlebih ketika perempuan tersebut menegaskan bahwa jenazah tidak akan memakai peti. Meski merasa janggal, Hengky tetap menunggu sesuai waktu yang telah disepakati.

Tepat pukul 06.00 WIT, perempuan tersebut menelepon dan memberi tahu bahwa ia sedang dalam perjalanan menuju TPU Pasir Putih menggunakan mobil Innova hitam. Namun setibanya di lokasi, tidak tampak iring-iringan keluarga, hanya ketiga orang itu saja. Di sinilah kecurigaan Hengky semakin kuat.

Ketika membuka bagasi, bau menyengat langsung menyeruak. Adik laki-laki Hengky yang ikut membantu sempat melihat jenazah yang hanya dibungkus kain tanpa peti, membuat Hengky muntah karena kondisi jenazah tersebut. Ia menilai hal itu tidak lazim, apalagi jika benar jenazah berasal dari Sorong, yang umumnya dikirim menggunakan peti lengkap.

Melihat situasi mencurigakan, Hengky meminta ketiga orang tersebut menunggu pendeta sebelum pemakaman dilakukan. Namun perempuan itu justru berdalih sedang mencari peti dan menghindari penjelasan lebih lanjut. Kondisi ini membuat Hengky semakin yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres.

Baca juga: Kolaborasi Internasional di Timika: Freeport, PSSI, dan KNVB Bersatu Mengorbitkan Talenta Muda Papua

Tidak ingin mengambil risiko, Hengky memutuskan menghubungi polisi dan melaporkan kejadian secara lengkap. Tak lama berselang, aparat kepolisian tiba di TPU Pasir Putih untuk memeriksa situasi dan mengamankan tiga orang yang membawa jenazah tersebut untuk dimintai keterangan.

Pihak kepolisian kemudian membawa jenazah ke RSUD Manokwari untuk proses otopsi, guna memastikan penyebab kematian korban dan mengungkap dugaan kejanggalan yang ditemukan sejak awal. Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum menyampaikan kesimpulan resmi terkait kasus tersebut.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU