Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 01:07 WIB

Satgas Yonif 732/Banau Perkuat Ekonomi Warga Mamere Lewat Program Rosita di Perbatasan Papua

Satgas Yonif 732 Banau Perkuat Ekonomi Warga Mamere Lewat Program Rosita di Perbatasan PapuaTNI dari Pos Jenggeren tengah memborong hasil tani warga dalam program Rosita di Kampung Mamere, wilayah perbatasan Papua. (Ist)

PAPUA - Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat perbatasan melalui pelaksanaan program Rosita atau borong hasil tani di Kampung Mamere, Kabupaten Puncak, Rabu (26/11/2025). Program ini menjadi jembatan penting bagi warga yang selama ini mengandalkan hasil kebun sebagai tumpuan ekonomi keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, personel Pos Jenggeren yang dipimpin Serda Mudahri membeli berbagai komoditas lokal langsung dari petani. Hasil kebun seperti kopi, kukubima, serta aneka olahan makanan khas kampung dibeli dengan harga wajar agar petani mendapatkan keuntungan layak tanpa harus menempuh perjalanan berat ke pusat pasar.

Danpos Jenggeren, Kapten Inf Tanamal, menjelaskan bahwa program Rosita tidak hanya berfokus pada transaksi ekonomi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kedekatan emosional antara prajurit dan masyarakat. Interaksi langsung ini diharapkan mampu meringankan beban warga yang hidup di wilayah rawan dan terbatas akses transportasinya.

Baca juga: Kemendagri Kerahkan Tim Khusus Usut Kematian Ibu Hamil di Papua: Pemerintah Pusat Desak Pembenahan Layanan Kesehatan Daerah

Ia menegaskan bahwa keberadaan TNI di perbatasan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi keamanan maupun pemenuhan kebutuhan ekonomi dasar. Karena itu, Rosita digelar secara rutin untuk memastikan petani tetap dapat memperoleh pemasukan meski berada jauh dari pasar.

Warga Kampung Mamere pun terlihat antusias menyambut kehadiran para prajurit yang datang ke rumah-rumah dan kebun mereka. Program ini dianggap membawa angin segar bagi petani kecil yang selama ini kesulitan menjual hasil panennya akibat minimnya sarana transportasi.

Salah satu warga, Mama Netalis, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan TNI. Menurutnya, kegiatan borong hasil tani ini sangat membantu perekonomian keluarga karena memberikan pemasukan langsung tanpa harus meninggalkan kampung.

Baca juga: Papua Perkuat Ekspor Kayu Olahan: Gubernur Fakhiri Lepas 10 Kontainer Langsung ke Shanghai

Ia juga menyebut bahwa kehadiran prajurit selama kegiatan membuat warga merasa aman dan dihargai. TNI dianggap tidak hanya menjaga batas negara, tetapi juga menjaga kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah perbatasan.

Bagi warga Mamere, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa negara hadir melalui para prajuritnya. Kehadiran TNI yang membeli hasil kebun secara langsung memotivasi petani untuk terus mengolah lahan mereka dan meningkatkan kualitas produksi.

Program Rosita yang dijalankan Pos Jenggeren ini kembali memperlihatkan peran sosial TNI yang tidak terbatas pada pengamanan wilayah. Pendekatan humanis terus dikedepankan agar masyarakat perbatasan merasakan manfaat dari kehadiran negara.

Dengan keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini, Rosita diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk nyata dukungan TNI terhadap pemberdayaan ekonomi warga perbatasan, sekaligus memperkuat ikatan kebersamaan antara prajurit dan masyarakat Mamere.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Satgas Yonif 732/Banau Perkuat Ekonomi Warga Mamere Lewat Program Rosita di Perbatasan Papua

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!