PAPUA - Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 732/Banau kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan di wilayah perbatasan Papua. Pada Rabu (26/11/2025), prajurit Pos Wangbe menggelar kegiatan belajar bersama anak-anak Kampung Wangbe, Kabupaten Puncak, sebagai upaya memberikan pengajaran dasar bagi generasi muda di daerah terpencil.
Kegiatan yang dipimpin Serda Arly itu berfokus pada materi “Mengenal Huruf dan Angka,” yang menjadi pijakan penting dalam proses perkembangan belajar anak-anak. Untuk memudahkan pemahaman, para prajurit menghadirkan metode belajar sambil bermain sehingga suasana kelas terasa ringan dan menyenangkan.
Anak-anak terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, sementara prajurit dengan penuh kesabaran menjelaskan setiap huruf dan angka. Melalui pendekatan edukatif yang ramah, anak-anak menjadi lebih berani bertanya dan mencoba membaca serta menulis dasar.
Baca juga: Satgas Yonif 732/Banau Perkuat Ekonomi Warga Mamere Lewat Program Rosita di Perbatasan Papua
Danpos Wangbe, Kapten Inf Gery, menegaskan bahwa kegiatan pengajaran ini merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap masa depan generasi muda Papua. Menurutnya, menumbuhkan semangat belajar sejak dini sangat penting agar anak-anak mampu mengejar cita-cita mereka ketika dewasa.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun masa depan yang lebih baik. Karena itu, kehadiran prajurit TNI di perbatasan tidak hanya difokuskan pada pengamanan wilayah, tetapi juga mendukung pertumbuhan masyarakat melalui kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Sementara itu, warga Kampung Wangbe menyambut baik kegiatan tersebut. Mama Hanula, salah satu orang tua, menyampaikan rasa syukurnya karena anak-anak di kampung mereka kini memiliki kesempatan untuk belajar langsung bersama para prajurit yang membawa metode pembelajaran sederhana namun efektif.
Ia mengakui bahwa keterbatasan fasilitas pendidikan menyebabkan anak-anak kerap tertinggal dalam pelajaran. Karena itu, kehadiran prajurit Pos Wangbe dinilainya membawa perubahan positif yang sangat berarti bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan minat belajar anak-anak.
Selain memberikan materi dasar, prajurit juga mengenalkan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, dan rasa percaya diri. Pendekatan ini membuat anak-anak tidak hanya memperoleh ilmu baru, tetapi juga belajar tentang sikap dan karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan mengajar tersebut menjadi bukti nyata bahwa TNI terus berupaya hadir untuk masyarakat, termasuk dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah yang sulit dijangkau. Program semacam ini diharapkan dapat berkelanjutan dan memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan anak-anak setempat.
Dengan dukungan yang konsisten dari para prajurit, masyarakat Wangbe berharap anak-anak kampung mereka dapat tumbuh dengan bekal pendidikan yang lebih baik dan memiliki peluang lebih besar untuk meraih masa depan yang cerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: