PP Muhammadiyah Dampingi PWM Papua Selatan Berdiri 2025, Sayuti Tekankan Ideologi dan Tegaskan Bukan Organisasi Politik
Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti menjadi pemateri. Ia mengingatkan kader, terutama pimpinan, agar mendalami dokumen ideologi organisasi seperti Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah, Khittah, dan Kepribadian Muhammadiyah.
RIB Jadi Dokumen Terbaru
Sayuti juga menjelaskan Risalah Islam Berkemajuan sebagai dokumen organisasi terbaru yang lahir dari Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta. Menurutnya, dokumen ideologi menjadi penguat identitas gerakan kader dan pimpinan, sekaligus pembeda dari partai politik maupun gerakan keagamaan lain.
“Maka pimpinan harus bermusyawarah, untuk menyuruh membaca Khittah, Kepribadian. Bahwa organisasi ini bukan organisasi politik,” katanya.
Baca juga: Misa Natal 2025 Katedral Manokwari-Sorong: Pastor Immanuel Ajak Jemaat Rawat Keluarga dengan Kasih
Pesan untuk Ortom
Pesan serupa turut disampaikan kepada pimpinan organisasi otonom Muhammadiyah di lingkungan PWM Papua Selatan. Sayuti menegaskan, menengadahkan tangan kepada partai politik bukan cara Muhammadiyah.
Kunjungan ke Klinik PKU
Selain penguatan ideologi, Sayuti juga melakukan kunjungan ke Klinik PKU Muhammadiyah Merauke. Ia berharap klinik tersebut menjadi perpanjangan aksi Muhammadiyah dalam memberikan layanan kesehatan bagi semua kalangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Muhammadiyah.or.id