Kamis, 25 DESEMBER 2025 • 14:10 WIB

Operasi Damai Cartenz 2026, Dankorbrimob Lepas 447 Personel Brimob BKO ke Papua dan Papua Tengah

Author

Satgas Cartenz (Dok Humas Polri)

PAPUA - Dankorbrimob Polri Komjen Ramadani Hidayat melepas 447 personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026. Ratusan personel itu akan bertugas BKO di Polda Papua dan Polda Papua Tengah.

Ramadani menekankan kehadiran Brimob di Papua bukan sekadar menjaga situasi tetap aman, tetapi juga memastikan masyarakat bisa menjalani kehidupan dengan tenang.

”Sebagai prajurit Korps Brimob Polri kehadiran rekan-rekan di Papua bukan hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menjamin keberlangsungan kehidupan masyarakat, mendukung kepentingan nasional, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap negara,” kata dia saat melepas satgas tersebut di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Papua Barat Daya: Sorong Jadi Gerbang Raja Ampat, Wisata Bahari dan Kuliner Lokal

Latihan 25 Hari Jadi Bekal

Sebelum diberangkatkan, para personel Brimob mengikuti rangkaian latihan selama 25 hari. Satgas ini akan dipimpin Kombes Patria Yuda Rahadian yang ditunjuk sebagai kepala Satgas Operasi Damai Cartenz 2026.

Ramadani menyebut latihan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan persiapan menyeluruh untuk membentuk kesiapan taktis, teknis, mental, dan moral personel menghadapi medan tugas yang dinamis. Ia menilai kondisi di Papua menuntut pelaksanaan tugas yang tidak biasa.

Baca juga: Perempuan Inspiratif 2025 KemenPPPA: Sri Fany Mony dan Nova Essuruw Angkat Ekonomi Nelayan Timur

Diminta Humanis dan Berkeadilan

Menurut Ramadani, tugas di Papua tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga perlindungan warga sipil dan penegakan hukum yang berkeadilan.

”Tugas yang akan saudara emban di Papua nanti bukanlah tugas biasa, situasi keamanan yang berkembang menunjukkan bahwa tantangan di wilayah tersebut tidak hanya menyangkut aspek keamanan, tetapi juga perlindungan warga sipil, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pendekatan secara humanis,” terang dia.

Ia kembali menegaskan pengiriman personel Korbrimob Polri dilakukan untuk kepentingan nasional sekaligus masyarakat Papua. Penugasan ini diarahkan agar satgas dapat menjalankan mandat keamanan tanpa mengabaikan sisi kemanusiaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU