Speedboat Terbalik di Kepulauan Yapen, 18 Penumpang Hilang Diterjang Angin Kencang dan Gelombang Tinggi
Tragedi terjadi sekitar pukul 20.00 WIT ketika kapal dihantam angin kencang serta gelombang tinggi dalam perjalanan dari Kota Serui menuju Kampung Waindu.
Kepala Kantor SAR Biak, Kundori, menyebut pihaknya baru menerima laporan resmi pada Kamis sore dan langsung mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.
Hingga kini, tiga penumpang dilaporkan selamat setelah dievakuasi oleh warga setempat, sementara 18 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
“Dari laporan yang kami terima, speedboat boat itu mengangkut 21 orang penumpang dari Kota Serui menuju Kampung Waindu. Namun dalam perjalanan speedboat diterjang angin kencang dan gelombang tinggi sehingga terbalik,” kata Kundori, Sabtu (27/12/2025) pagi.
Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari personel TNI AU, TNI AL, Kepolisian, dan masyarakat setempat. Tim menyisir lokasi menggunakan KN SAR Wibisana 243 serta Rigid Buoyancy Boat (RBB) untuk memperluas jangkauan di perairan Tanjung Andei.
Baca juga: Mikhayla Shanum Caya Jadi Sensasi Baru SEA Games 2025, Atlet Termuda Indonesia dari Papua Pegunungan
Dari total penumpang, tiga orang telah ditemukan selamat sementara 18 lainnya masih dalam pencarian intensif.
“Sementara 18 orang penumpang lainnya masih belum diketahui dan menjadi fokus utama operasi penyelamatan tim SAR gabungan,” tuturnya.
Selain lewat jalur laut, proses pencarian juga dilakukan melalui pemantauan udara dengan pesawat untuk memperluas area pencarian. “Selain jalur laut, upaya pencarian juga melibatkan pemantauan udara guna menjangkau radius yang lebih luas,” pungkas Kundori.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: