Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 27 DESEMBER 2025 • 01:00 WIB

Pengawasan Nataru Diperketat, BPOM Manokwari Laporkan Tren Positif Keamanan Pangan di Papua Barat

Pengawasan Nataru Diperketat, BPOM Manokwari Laporkan Tren Positif Keamanan Pangan di Papua BaratBPOM Manokwari mengintensifkan pengawasan pangan menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di sejumlah wilayah Papua Barat (Ist)

PAPUA – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Manokwari mencatat adanya penurunan signifikan temuan pangan bermasalah dalam kegiatan intensifikasi pengawasan menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Papua Barat.

Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat agar terhindar dari peredaran pangan yang tidak memenuhi standar keamanan, mutu, dan gizi, terutama pada momentum meningkatnya konsumsi pangan saat perayaan Nataru.

Kepala BPOM Manokwari, Agustince Werimon, menjelaskan bahwa intensifikasi pengawasan merupakan agenda rutin tahunan yang secara konsisten dilaksanakan untuk menjamin keamanan pangan yang beredar di tengah masyarakat.

Menurutnya, pada tahun ini pengawasan dilakukan secara bertahap melalui lima tahap kegiatan yang berlangsung sejak November hingga Desember 2025, dengan menyasar berbagai sarana distribusi dan penjualan pangan.

“Hasil pengawasan tahun ini cukup menggembirakan karena jumlah temuan mengalami penurunan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Agustince, Senin (22/12/2025).

Baca juga: Pesan Natal dan Tahun Baru Sekda Papua Barat Tekankan Harmoni, Persatuan, dan Semangat Membangun Daerah

Ia mengungkapkan bahwa pada periode Nataru tahun sebelumnya, nilai ekonomis temuan pangan kedaluwarsa dan tanpa izin edar mencapai sekitar Rp123 juta, sementara pada tahun ini hingga tahap ketiga pengawasan, nilai temuan hanya berkisar Rp1 juta lebih.

Penurunan tersebut dinilai sebagai indikator meningkatnya kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi keamanan pangan serta membaiknya kesadaran masyarakat dalam memilih produk pangan yang aman untuk dikonsumsi.

Dalam pengawasan tahun ini, BPOM Manokwari juga menemukan sebanyak 339 pieces produk pangan kedaluwarsa yang berasal dari wilayah Kabupaten Manokwari, Kaimana, dan Fakfak.

Untuk memperluas jangkauan pengawasan, pada pekan yang sama BPOM Manokwari melanjutkan kegiatan intensifikasi ke Kabupaten Manokwari Selatan guna memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga di seluruh wilayah.

Agustince menambahkan bahwa cakupan wilayah pengawasan pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, dari tiga kabupaten menjadi empat kabupaten yang terjangkau pengawasan.

Peningkatan cakupan tersebut diharapkan dapat terus diperluas sehingga seluruh kabupaten di Papua Barat dapat terlayani secara optimal dalam pengawasan obat dan makanan.

Baca juga: Respon Cepat Operasi Lilin Mansinam 2025, Polisi dan Tim Gabungan Sigap Tangani Kebakaran Permukiman Warga di Manokwari

“Kami berharap ke depan seluruh kabupaten di Papua Barat dapat terjangkau pengawasan BPOM secara menyeluruh,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pengawasan Nataru Diperketat, BPOM Manokwari Laporkan Tren Positif Keamanan Pangan di Papua Barat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!