PAPUA – Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, kembali mengunjungi Kampung Atamali, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, dan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Papua untuk melakukan renovasi menyeluruh terhadap berbagai fasilitas dasar di kampung tersebut.
Kunjungan ini menjadi kali ketiga bagi Gubernur Fakhiri hadir langsung di Kampung Atamali, setelah sebelumnya datang dalam agenda olahraga dan politik, yang menurutnya memiliki kesan tersendiri bagi dirinya dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan bahwa dirinya telah meninjau langsung kondisi kampung, termasuk bangunan pendidikan, rumah warga, serta infrastruktur dasar yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan menurunkan program renovasi untuk Kampung Atamali sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
Baca juga: Rasionalisasi Infrastruktur Mimika, Sejumlah Proyek 2025 Gagal Terealisasi
Perbaikan fasilitas pendidikan menjadi salah satu fokus utama yang akan segera ditindaklanjuti, terutama gedung sekolah dasar dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang kondisinya dinilai memerlukan penanganan cepat.
Gubernur memastikan bahwa koordinasi akan dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Jayapura agar renovasi sekolah dapat segera direalisasikan, termasuk penambahan anggaran jika alokasi yang tersedia dinilai belum mencukupi.
Selain sektor pendidikan, pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan dalam kampung juga menjadi perhatian serius pemerintah provinsi.
Gubernur menyatakan akan meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang untuk turun langsung ke Kampung Atamali guna melihat kondisi jalan yang ada dan merancang peningkatan kualitas jalan secara menyeluruh.
Ia menargetkan agar akses jalan dalam kampung dapat dibangun dengan konstruksi yang lebih baik, termasuk pengecoran semen, sebagai kelanjutan dari pembangunan talud yang telah dilakukan pada masa pemerintahan sebelumnya.
Seluruh program pembangunan tersebut direncanakan mulai direalisasikan pada awal tahun 2026 dan disebut sebagai bentuk perhatian khusus pemerintah kepada masyarakat Kampung Atamali.
Baca juga: Konflik Berdarah di Iwaka–Kwamki Narama Jadi Alarm Kemanusiaan
Gubernur Fakhiri juga menyampaikan apresiasi atas situasi keamanan yang terjaga serta kontribusi generasi muda Kampung Atamali yang dinilai aktif dan berprestasi di berbagai bidang, termasuk sebagai anggota Polri dan atlet nasional.
Ia mendorong agar pemuda terus diarahkan pada kegiatan positif serta memastikan akses pendidikan di kampung diperbaiki, sehingga anak-anak tidak lagi harus menyeberangi Danau Sentani untuk menempuh pendidikan dasar.
Sementara itu, Ondofolo Atamali, Septinus Ibo, menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi kabel listrik yang melintang rendah di Danau Sentani dan dinilai membahayakan aktivitas perahu warga, sekaligus menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung pemerintah daerah yang turun melihat kondisi Kampung Atamali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: