Selasa, 13 JANUARI 2026 • 16:34 WIB

Membuka Akses dari Keterisolasian, Pemkab Jayapura Siapkan Jalan Penghubung ke Kampung Omon

Author

Bupati Jayapura Yunus Wonda saat berada di Kampung Omon, Distrik Gresi Selatan, Kabupaten Jayapura, Kamis (8 Januari 2026) (Ist)

PAPUA - Pemerintah Kabupaten Jayapura berencana membangun ruas jalan yang menghubungkan Kampung Bangai dan Kampung Omon di Distrik Gresi Selatan sebagai upaya membuka keterisolasian wilayah pedalaman yang selama ini sulit dijangkau.

Rencana pembangunan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jayapura, Yunus Wonda, saat berada di Kampung Omon, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Kamis (8/1/2026), dalam rangkaian kunjungan kerja ke wilayah tersebut.

Pembangunan ruas jalan Bangai–Omon menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Jayapura karena Kampung Omon merupakan salah satu kampung yang masih terisolir dan jauh dari pusat pelayanan pemerintahan maupun perkotaan.

Kampung Omon tercatat sebagai satu dari tiga kampung di Distrik Gresi Selatan yang masyarakat adatnya masih hidup secara nomaden atau berpindah-pindah. Jumlah penduduk kampung ini mencapai 294 orang dengan 56 kepala keluarga, sementara total penduduk Distrik Gresi Selatan sekitar 1.400 jiwa yang tersebar di Kampung Klaisu, Iwon, Bangai, dan Omon.

Baca juga: Kondisi Memprihatinkan Aset Daerah, Gubernur Papua Putuskan Tutup Sementara Hotel Mapia di Biak

Sehari sebelumnya, Rabu (7/1/2026), Bupati Jayapura bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah melakukan perjalanan panjang menuju Kampung Omon. Rombongan berangkat dari Kantor Dinas Perhubungan di Distrik Waibhu pukul 05.00 WP.

Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih empat jam, rombongan tiba di Kampung Bangai. Perjalanan kemudian dilanjutkan hingga akhirnya rombongan baru tiba di Kampung Omon pada pukul 19.00 WP, mencerminkan beratnya medan dan minimnya akses jalan.

“Jarak tempuh dari Kampung Bangai ke Kampung Omon tidak begitu jauh. Karena akses jalan belum terbuka, [waktu tempuhnya lama sehingga] perjalanan terasa berat, jauh, dan melelahkan,” ujar Bupati Yunus di Kampung Omon.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama Balai Jalan Provinsi Papua berkomitmen membangun akses jalan menuju Kampung Omon agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan publik yang layak.

Menurut Yunus Wonda, terbukanya akses jalan akan berdampak langsung pada peningkatan pelayanan pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta pelayanan publik lainnya, sehingga Kampung Omon dapat sejajar dengan kampung-kampung lain di Kabupaten Jayapura.

Akses jalan yang terbuka disebut sebagai harapan utama masyarakat Kampung Omon untuk mempermudah mobilitas serta membuka peluang masuknya layanan dasar yang selama ini belum tersentuh.

Baca juga: Tambang Emas Berizin di Teluk Wondama Dinilai Tak Memberi Manfaat bagi Daerah, Pemkab Soroti Risiko Lingkungan

“Bagaimana guru, tenaga medis dan lain sebagainya bisa masuk ke Omon jika kondisi jalan belum terbuka sepenuhnya. Jika akses jalan bisa terbuka, maka seluruh kebutuhan dasar seperti jaringan listrik, air bersih serta jaringan komunikasi dengan sendirinya akan masuk,” katanya.

Kepala Distrik Gresi Selatan, Yohanes Awoitauw, mengungkapkan bahwa tanpa akses jalan yang memadai, roda pemerintahan dan pembangunan di Kampung Omon sulit dijalankan, meskipun secara administratif kampung tersebut telah ditetapkan sejak 1993.

Ia menjelaskan bahwa masyarakat adat Kampung Omon kini tersebar di berbagai wilayah, termasuk Distrik Nimboran, Ketuk, Kemtuk Gresi, hingga kawasan perkotaan, demi mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, yang justru menjadi kendala dalam pelayanan pemerintahan kampung.

Sementara itu, Kepala Kampung Omon, Frans Tabisu, mengapresiasi kehadiran Bupati Jayapura yang menerobos medan berat menuju kampungnya, seraya berharap pembangunan jalan akan diikuti dengan pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan agar masyarakat Omon memperoleh pelayanan publik yang setara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU