Selasa, 13 JANUARI 2026 • 16:44 WIB

Masjid Al-Munawarah Mulai Dibangun, Ikhtiar Bersama Perkuat Kehidupan Keagamaan di Kaimana

Author

Bupati Kaimana Hasan Achmad saat melakukan peletakan batu pertama tiang pilar pembangunan Masjid Al-Munawarah di RT 002 Kampung Trikora, Kaimana, Papua Barat, Sabtu (10 Januari 2026) (Ist)

PAPUA - Pemerintah Kabupaten Kaimana memulai pembangunan Masjid Al-Munawarah yang berlokasi di RT 002 Kampung Trikora, Kaimana, Papua Barat, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Kaimana Hasan Achmad pada Sabtu (10/1/2026).

Peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan rumah ibadah yang diharapkan dapat memperkuat kehidupan beragama sekaligus meningkatkan fasilitas ibadah bagi umat Muslim di wilayah Kampung Baru dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Hasan Achmad menyampaikan bahwa pembangunan Masjid Al-Munawarah merupakan bagian dari ikhtiar bersama serta ladang amal ibadah dalam membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik di Kabupaten Kaimana.

Ia menegaskan bahwa kehadiran masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Baca juga: Dari Pesisir Biak untuk Indonesia, Kampung Nelayan Samber Disiapkan Jadi Etalase Ekonomi Maritim Papua

Bupati Hasan juga menyebut peletakan batu pertama tersebut sebagai seruan kepada seluruh umat Muslim agar bersama-sama menyisihkan rezeki yang diberikan oleh Allah SWT untuk mendukung proses pembangunan masjid hingga selesai.

Ia berharap pembangunan Masjid Al-Munawarah dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh jamaah, khususnya dalam meningkatkan kualitas ibadah dan kehidupan spiritual umat.

Selain itu, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkuat kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas kehidupan ekonomi, sosial, budaya, dan bermasyarakat yang harmonis.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Munawarah, Jubair Rumakat, dalam laporannya menyampaikan bahwa proses pembangunan masjid telah melalui sejumlah tahapan berkat dukungan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh jamaah.

Ia menjelaskan bahwa peletakan batu pertama tersebut menjadi tonggak awal terwujudnya harapan umat Muslim setempat untuk memiliki rumah ibadah yang representatif dan layak.

Baca juga: Membuka Akses dari Keterisolasian, Pemkab Jayapura Siapkan Jalan Penghubung ke Kampung Omon

Menurut Jubair, masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi serta pusat pendidikan dan penguatan iman umat.

Ia berharap kehadiran Masjid Al-Munawarah nantinya dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkokoh tali persaudaraan di tengah masyarakat Kaimana.

Acara peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri Anggota DPR Papua Barat Jamiah Qomariah, Ketua NU Kaimana H. Sahri, Kapolsek Kaimana Iptu Citra Yuliawanto, mantan Wakil Bupati Kaimana Hasbulla Furuada, Ketua BKTM Kaimana Fatimah Maturbongs, serta sejumlah anggota DPRK Kaimana dan tokoh masyarakat setempat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU