PAPUA - Bupati Manokwari Selatan Bernard Mandacan bersama Wakil Bupati Mezak Inyomusi, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Adolop Kawei, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah turun langsung berbelanja di pasar tradisional pada Jumat (6/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk mendorong peningkatan transaksi ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pangan lokal.
Kehadiran pimpinan daerah di pasar tradisional tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan contoh langsung kepada masyarakat dan aparatur sipil negara agar lebih aktif mendukung perekonomian lokal.
Bupati Bernard Mandacan mengatakan kegiatan berbelanja di pasar tradisional merupakan salah satu program pemerintah daerah menjelang satu tahun kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati Mezak Inyomusi.
Selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan kelanjutan dari program pemerintah sebelumnya yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama bagi para pedagang kecil di pasar tradisional.
Baca juga: Wabup Kaimana Berbagi Takjil di Ramadan, Ajak Warga Perkuat Toleransi
“Ini merupakan salah satu program kami menjelang satu tahun kepemimpinan Bernard–Mezak sekaligus melanjutkan program kepemimpinan bupati sebelumnya untuk menggerakkan ekonomi sektor pangan lokal, khususnya mama-mama Papua dan nusantara yang berjualan di pasar,” ujarnya.
Menurutnya, pasar tradisional memiliki peran penting dalam menopang perekonomian masyarakat, terutama bagi para pedagang kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas jual beli sehari-hari.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memacu semangat para pedagang untuk terus menjalankan usaha mereka secara berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga.
Bupati juga menilai bahwa penguatan sektor pangan lokal menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung berbagai program pembangunan.
Baca juga: Dugaan Penipuan Reboisasi, DPRK Jayapura Siap Panggil Mitra Freeport
Dalam kesempatan tersebut, Bernard Mandacan juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah guna menanam berbagai komoditas pangan lokal.
“Lahan-lahan yang masih kosong di sekitar rumah perlu dimanfaatkan untuk menanam tanaman pangan lokal guna mendukung kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program nasional,” katanya.
Saat melakukan peninjauan di pasar, Bupati mengaku masih menemukan beberapa komoditas pangan lokal yang ketersediaannya relatif terbatas.
Beberapa komoditas tersebut antara lain pisang, umbi-umbian, keladi, serta petatas yang sebenarnya merupakan pangan lokal yang banyak dikonsumsi masyarakat Papua.
Karena itu, ia berharap masyarakat dapat kembali mengembangkan komoditas tersebut untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis yang tengah dijalankan pemerintah.
Baca juga: Bupati Teluk Bintuni Hadiri Rakor Pembangunan Daerah Tertinggal di Jakarta
Di sisi lain, Bupati juga mengimbau seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan agar turut berperan aktif dalam mendukung perekonomian masyarakat dengan berbelanja di pasar tradisional.
Menurutnya, dukungan dari ASN sangat penting karena dapat membantu meningkatkan perputaran uang di daerah sehingga manfaat ekonomi dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.
“Jangan hanya saat pimpinan turun ke pasar baru ikut berbelanja. ASN di Mansel harus membiasakan diri berbelanja di pasar yang ada di daerah ini. Kalau mau ke Manokwari, belanja dulu di sini supaya perputaran ekonomi di daerah kita berjalan baik dan masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran kabupaten ini,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: