PAPUA - Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal yang digelar di Jakarta pada Rabu (25/2/2026). Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah yang masih berstatus tertinggal.
Rapat koordinasi ini diikuti oleh sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait. Pertemuan tersebut bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam mempercepat pemerataan pembangunan di daerah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur dan pelayanan dasar.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa kolaborasi antar pihak menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan wilayah tertinggal di Indonesia.
Baca juga: Satgas Cartenz Amankan Pelaku Kekerasan Mile 50 Tembagapura, Diduga Terkait Kelompok Jeki Murib
“Di usia 80 tahun Indonesia merdeka, masih ada saudara-saudara kita yang (berada di daerah) berstatus daerah tertinggal. Ini mesti tertinggalnya kita hapus dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Dengan cara apa? Kolaborasi,” kata Mendes Yandri.
Menurutnya, hingga saat ini masih terdapat sejumlah wilayah di Indonesia yang menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari keterbatasan infrastruktur dasar hingga minimnya akses terhadap layanan publik.
Ia mengungkapkan bahwa masih ada daerah yang belum sepenuhnya menikmati akses listrik dan jaringan internet, serta menghadapi keterbatasan sarana pendidikan dan fasilitas penunjang lainnya.
Kondisi tersebut, lanjutnya, menjadi perhatian serius pemerintah agar kesenjangan pembangunan antar wilayah dapat segera dikurangi melalui berbagai program percepatan pembangunan yang terintegrasi.
Baca juga: KM Jaya Baru Tenggelam di Muara Pomako, Empat Penumpang Berhasil Diselamatkan
Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah diharapkan dapat menyusun berbagai strategi dan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif dalam mengatasi berbagai persoalan pembangunan di wilayah tertinggal.
Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, sehingga setiap program pembangunan yang dijalankan dapat saling mendukung dan memberikan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat.
Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, menyatakan bahwa pemerintah daerah siap mendukung berbagai upaya percepatan pembangunan yang dicanangkan pemerintah pusat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pihak lainnya menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan.
Baca juga: THR 2026 Karyawan Swasta: Aturan Resmi, Syarat Penerima, Besaran Hingga Jadwal Pembayaran
Dengan adanya rapat koordinasi tersebut, diharapkan langkah-langkah strategis yang dihasilkan dapat mempercepat upaya pengentasan daerah tertinggal di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan nasional.
Pertemuan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah untuk terus mendorong kerja sama yang lebih erat antar lembaga dan daerah, sehingga upaya pembangunan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh pelosok Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: