PAPUA - Stok gas LPG 12 kilogram di Timika, Papua Tengah, mengalami kekurangan signifikan dalam satu pekan terakhir, Selasa (1/4/2026).
Kondisi ini berdampak luas terhadap aktivitas rumah tangga serta berbagai sektor usaha yang bergantung pada LPG sebagai sumber energi utama.
Sejumlah titik penjualan bahkan dilaporkan kehabisan stok, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan gas untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca juga: Pendekatan Humanis Satgas Damai Cartenz Jaga Ibadah Warga Tetap Aman
Beberapa warga mengaku harus berpindah-pindah lokasi pengecer, namun tetap tidak berhasil memperoleh LPG.
Situasi tersebut mengindikasikan adanya gangguan serius dalam rantai distribusi energi rumah tangga di wilayah tersebut.
Dampak paling besar dirasakan oleh pelaku usaha kecil, terutama pemilik warung makan dan rumah makan di Timika.
Baca juga: Tiga Warga Tewas di Dogiyai, Situasi Mencekam Usai Penyisiran Aparat
Mereka terpaksa beralih menggunakan kompor berbahan bakar minyak tanah sebagai alternatif sementara.
Peralihan ini tidak hanya meningkatkan biaya operasional, tetapi juga dinilai kurang efisien dalam proses memasak.
Akibatnya, produktivitas usaha menurun dan berpotensi mengurangi pendapatan harian para pelaku usaha.
Sejumlah agen penjualan mengaku tidak menerima pasokan dari distributor selama satu minggu terakhir, bahkan ada yang mengalami kekosongan lebih lama.
Baca juga: Syahdu Banget! Rekomendasi Spot Menikmati Senja di Jayapura
Kondisi ini memicu spekulasi adanya gangguan distribusi atau pengurangan suplai dari tingkat hulu.
Isu kenaikan harga di tingkat distributor juga mulai beredar dan mendorong pengecer menaikkan harga sebagai langkah antisipasi.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pasti terhambatnya pasokan LPG di wilayah tersebut.
Meski secara nasional stok LPG dinyatakan aman, distribusi ke wilayah Papua yang bergantung pada jalur laut serta tingginya biaya logistik menjadi tantangan utama yang berpotensi memicu inflasi dan menekan daya beli masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Papuanewsonline.com