PAPUA - PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Manokwari dalam kondisi aman dan terkendali.
Perusahaan juga menjamin bahwa distribusi BBM ke seluruh SPBU berjalan normal tanpa hambatan berarti.
Perwakilan Commercial dan Trading Business Group Pertamina, Akhmad Sofyan Khalim, menegaskan bahwa ketahanan stok BBM tetap terjaga berkat sistem distribusi yang terjadwal dengan baik.
Baca juga: WFH ASN Manokwari Bukan Libur Tambahan, Sekda Tegaskan Pelayanan Publik Tetap Prioritas
Ia menjelaskan bahwa kapal pengangkut BBM secara rutin masuk ke Manokwari setiap dua hingga tiga hari sekali.
Dengan jadwal pengiriman tersebut, cadangan BBM di depot dipastikan selalu dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, penyaluran dari depot ke SPBU dilakukan setiap hari guna menghindari potensi kekosongan stok di tingkat pengecer.
Baca juga: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Papua, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengancam Sepekan
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat yang bergantung pada ketersediaan bahan bakar.
Pertamina juga menerapkan pengawasan ketat terhadap distribusi BBM subsidi melalui sistem barcode yang terintegrasi.
Sistem tersebut memastikan hanya konsumen yang telah terdaftar yang dapat mengakses BBM subsidi sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Tragedi Dogiyai Picu Reaksi Luas, Amnesty, ULMWP dan Mahasiswa Desak Investigasi Independen
Akhmad menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan harga BBM di wilayah Manokwari, sesuai kebijakan pemerintah pusat.
Informasi harga resmi pun terus dipublikasikan di setiap SPBU untuk memastikan transparansi kepada masyarakat.
Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terpengaruh isu yang tidak benar, terutama yang dapat memicu kepanikan dalam pembelian BBM.
Menutup keterangannya, Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan agar stabilitas pasokan dan ekonomi daerah tetap terjaga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Klik Papua