Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 26 JANUARI 2026 • 13:59 WIB

Bukan Cuma Urusan Perempuan, BKKBN Papua Ajak Pria Berperan Aktif dalam Program KB

Bukan Cuma Urusan Perempuan, BKKBN Papua Ajak Pria Berperan Aktif dalam Program KBKepala BKKBN Papua Sarles Brabar (ANTARA/Qadri Pratiwi)

PAPUA - Kesadaran warga Papua dalam merencanakan keluarga terus meningkat, meski secara angka ada dinamika baru. Data terbaru dari BKKBN Papua menunjukkan sebanyak 13.198 orang resmi menjadi peserta Keluarga Berencana (KB) baru sepanjang tahun 2025.

Walaupun angka ini sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya (20.537 orang), fokus kini bergeser pada kualitas layanan dan kenyamanan metode yang dipilih.

Saat ini, banyak warga Papua lebih memilih metode kontrasepsi yang praktis agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Implan dan suntik menjadi dua pilihan paling populer karena dianggap tidak ribet.

Baca juga: Kolam Renang Terdekat dan Terfavorit di Jayapura

 “Implan dianggap lebih efisien karena dapat digunakan hingga tiga tahun tanpa perlu kontrol rutin setiap bulan,” ujar Kepala BKKBN Papua, Sarles Brabar, Senin (26/1/2026).

Menariknya, lanjut Sarles, semakin banyak warga yang mulai berani mencoba metode kontrasepsi yang berbeda demi mencari kenyamanan terbaik. Tercatat ada kenaikan pada peserta "KB ganti cara", dari 3.817 orang di tahun 2024 menjadi 5.249 orang di tahun 2025. 

"Ini adalah sinyal positif bahwa masyarakat semakin paham akan kebutuhan tubuh mereka masing-masing," ungkapnya.

Sarles Brabar menjelaskan, saat ini BKKBN juga tengah gencar mengajak para pria untuk lebih terlibat aktif, salah satunya melalui metode vasektomi. Mengubah stigma bahwa perencanaan keluarga adalah beban istri saja menjadi misi penting saat ini.

Baca juga: Dukung Ekonomi Lokal, Kodim 1702/Jayawijaya Dorong Perluasan Kebun Kopi di Distrik Wolo

"KB bukan hanya tanggung jawab perempuan. Pria juga bisa berperan melalui vasektomi, yang prosesnya cepat dan tidak mengganggu aktivitas," tegas Sarles.

Ke depannya, sosialisasi akan lebih difokuskan ke wilayah pedesaan agar manfaat perencanaan keluarga ini bisa dirasakan merata hingga ke pelosok Papua. 

“Sehingga kami terus mendorong penguatan sosialisasi agar lebih banyak keluarga memahami manfaat program KB,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bukan Cuma Urusan Perempuan, BKKBN Papua Ajak Pria Berperan Aktif dalam Program KB

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!