Minggu, 05 APRIL 2026 • 11:15 WIB

Makna Vigili Paskah Menguatkan Iman, Umat Diajak Merenungkan Kebangkitan Kristus

Author

Pastor Paroki Gereja Katolik Santa Monika Kampung Baru Kaimana, Aloysius Du’a OSA mengajak seluruh umat Katolik, untuk merenungkan dan memaknai kembali perjalanan iman (Klik Papua)

PAPUA - Pastor Paroki Gereja Katolik Santa Monika Kampung Baru Kaimana, Aloysius Du’a, mengajak seluruh umat Katolik untuk merenungkan kembali perjalanan iman dari penciptaan hingga kebangkitan Kristus.

Ajakan tersebut disampaikan dalam khotbahnya saat perayaan Vigili Paskah di Gereja Santa Monika Kaimana pada Sabtu (4/4/2026).

Dalam pesannya, ia menekankan bahwa Vigili Paskah merupakan perayaan paling sakral dalam tradisi Gereja Katolik.

Baca juga: Penguatan KPH Didorong, Kulit Masoi Jadi Andalan Ekonomi Berkelanjutan di Mansel

Menurutnya, momen ini menjadi waktu berjaga-jaga bagi umat dalam menantikan kebangkitan Yesus Kristus yang penuh harapan.

Ia menjelaskan bahwa malam Paskah adalah puncak dari rangkaian Tri Hari Suci atau Triduum Paschale dalam liturgi Gereja.

Perayaan tersebut sekaligus menjadi inti dari kehidupan iman umat Katolik di seluruh dunia.

Baca juga: Pemprov Papua Kebut Penertiban Aset, Gubernur Fakhiri Bentuk Tim Khusus

Lebih lanjut, Pastor Aloysius menyebut bahwa Vigili Paskah juga menandai berakhirnya masa puasa selama 40 hari yang telah dijalani umat.

Momentum ini menjadi masa peralihan menuju sukacita Paskah sebagai simbol kemenangan atas penderitaan.

Dalam perayaan tersebut, terdapat empat bagian penting yang memiliki makna mendalam bagi kehidupan iman.

Baca juga: Evaluasi Listrik Venue Eks PON Papua, PLN dan Pemprov Siapkan Penyesuaian Daya

Keempat bagian tersebut meliputi Upacara Cahaya, Liturgi Sabda, Liturgi Baptis, dan Liturgi Ekaristi.

Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian tersebut menggambarkan perjalanan keselamatan umat manusia.

Menurutnya, puncak kasih Allah tercermin dalam sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus.

Peristiwa itu menjadi bukti kemenangan Kristus atas dosa dan maut yang membawa harapan baru bagi umat manusia.

Di akhir khotbahnya, ia berharap cahaya Kristus dapat menjadi sumber kekuatan iman bagi seluruh umat.

Ia juga mengajak umat untuk terus memperbarui iman serta hidup dalam pelayanan dan kasih kepada sesama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Klik Papua

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU