Papua - Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, bersama Ketua DPRK Boven Digoel, turun langsung ke Kampung Wagai, Distrik Subur, untuk menindaklanjuti isu dugaan penelantaran seorang ibu yang sempat menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Kehadiran keduanya disambut oleh keluarga dan aparat kampung yang ingin memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut.
Kunjungan ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang akurat mengenai situasi sebenarnya, sekaligus memverifikasi informasi yang beredar luas. Bupati menekankan pentingnya klarifikasi langsung di lapangan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi yang bisa memicu kegaduhan di masyarakat.
Baca juga: Meriah dan Penuh Talenta, Noken Marching Band Competition 2025 Gaungkan Semangat Anak Muda Tabi
Dalam dialog bersama keluarga, Bupati Roni Omba mendengarkan kronologi peristiwa secara rinci. Pihak keluarga menjelaskan berbagai hal terkait proses pelayanan yang diterima almarhumah sebelum meninggal. Penjelasan tersebut kemudian dibandingkan dengan keterangan dari Puskesmas setempat.
Ketika bertemu dengan pihak Puskesmas, Bupati meminta penjelasan resmi mengenai tindakan medis dan komunikasi yang dilakukan kepada keluarga. Dari pertemuan itu diketahui bahwa terdapat miskomunikasi yang membuat publik menilai adanya unsur penelantaran pasien.
Roni Omba menyampaikan bahwa kesalahpahaman tersebut menjadi penyebab utama munculnya dugaan penelantaran yang viral. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan adalah sektor yang tidak boleh menyisakan ruang untuk kerancuan, terutama terkait komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien.
Karena itu, Bupati meminta pihak Puskesmas untuk segera menyampaikan klarifikasi resmi kepada keluarga agar tidak terjadi lagi kesalahpahaman. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap proses pelayanan agar masyarakat bisa merasa aman dan dilayani dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya mama dari salah seorang guru yang bertugas di Geten. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi duka yang mendalam itu.
Baca juga: Dominggus Mandacan Resmi Serahkan Tongkat Kepemimpinan NasDem Papua Barat kepada Yosias Saroy
Selain itu, Bupati Roni Omba mengingatkan seluruh tenaga kesehatan untuk terus menjaga profesionalisme, termasuk dalam hal komunikasi yang jelas dan empatik. Menurutnya, pelayanan yang humanis merupakan dasar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus memantau kualitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Boven Digoel. Upaya peningkatan koordinasi dengan fasilitas kesehatan, terutama di daerah pedalaman, akan terus dilakukan untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa.
Menutup kunjungannya, Bupati Roni Omba menegaskan bahwa pelayanan kesehatan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan. Ia berharap masyarakat dapat merasakan perlindungan, kepastian, dan pelayanan yang layak dari pemerintah Kabupaten Boven Digoel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: