Papua - Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAT) terus menjadi fokus pembangunan di Papua Selatan, termasuk di Kecamatan Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel. Program ini digagas sebagai upaya strategis mendorong peningkatan ekonomi kampung melalui pemberdayaan yang terarah dan berkelanjutan.
Kehadiran Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, dalam kegiatan TEKAT di Mindiptana menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah menempatkan penguatan ekonomi desa sebagai prioritas utama. Ia menilai TEKAT sebagai program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat kampung dalam meningkatkan kualitas hidup.
Dalam sambutannya, Bupati Roni Omba menegaskan bahwa pembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah. Ia mengatakan bahwa TEKAT membawa pendekatan yang tepat, karena melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses identifikasi potensi dan perencanaan ekonomi.
Baca juga: Aksi Kemanusiaan di Mimika Berhasil Kumpulkan 300 Kantong Darah, FKDM Apresiasi Dukungan Komunitas
“Program TEKAT ini sangat penting bagi kami di Boven Digoel, karena dapat membantu masyarakat desa meningkatkan ekonomi dan kualitas hidup,” ujar Roni Omba di hadapan peserta kegiatan.
Program ini turut diperkuat melalui pendampingan profesional yang bekerja mendampingi masyarakat dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Salah satu pendamping TEKAT di Mindiptana, Adik Meri Embiri, menjelaskan bahwa peran pendamping mencakup fasilitasi, edukasi, dan pemberian arah bagi masyarakat dalam menggali potensi kampung.
“Pendamping TEKAT seperti mentor bagi masyarakat. Kami membantu mereka mengidentifikasi potensi desa dan membuat perencanaan yang tepat untuk meningkatkan ekonomi dan kualitas hidup,” ujar Adik Meri Embiri.
Bupati Roni Omba dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan nyata, mulai dari penyediaan fasilitas hingga penguatan koordinasi lintas sektor. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, pendamping, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini.
Baca juga: Upaya Nyata Hadirkan Listrik 24 Jam di Beoga: Jemi Patabang Bersama PLN Lakukan Survei Lapangan
Dengan dukungan tersebut, masyarakat dan para pendamping di Mindiptana semakin optimistis bahwa potensi lokal akan berkembang lebih maksimal. Program TEKAT diharapkan menjadi jembatan bagi masyarakat menuju transformasi ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Sementara itu, berbagai kegiatan pemberdayaan berbasis potensi lokal terus dijalankan. Mulai dari penguatan usaha kecil, pelatihan manajemen ekonomi kampung, hingga perencanaan jangka panjang bersama warga menjadi agenda utama para pendamping TEKAT.
Semangat yang dibawa oleh Adik Meri Embiri dan tim pendamping TEKAT Mindiptana menjadi dorongan positif bagi masyarakat. Dengan komitmen pemerintah daerah dan partisipasi aktif warga, TEKAT diyakini mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Boven Digoel dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: