Pemkab Boven Digoel Perkuat Ekosistem Informasi Publik Lewat Temu KIM 2025, Dorong Kampung Lebih Melek Literasi Digital
PAPUA — Pemerintah Kabupaten Boven Digoel resmi menutup rangkaian Temu Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) 2025 yang digelar di Aula Cendrawasih Gereja Bunda Hati Kudus, Tanah Merah, pada Jumat, 5 Desember 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika ini menjadi bagian penting dari program penguatan arus informasi publik hingga ke wilayah kampung.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Boven Digoel, Dr. Marlinus, menegaskan bahwa KIM memiliki tanggung jawab strategis dalam memastikan informasi pemerintah tersampaikan dengan benar dan dapat diterima masyarakat tanpa distorsi. Menurutnya, Temu KIM bukan sekadar agenda seremonial, tetapi ruang belajar dan evaluasi untuk memperbaiki sistem informasi yang lebih transparan, cepat, dan akurat.
Ia juga menekankan bahwa KIM merupakan mitra sejajar pemerintah dalam membangun pola komunikasi yang sehat. Dengan jaringan yang tersebar di berbagai kampung, KIM dinilai mampu menjembatani kebutuhan informasi masyarakat sekaligus menjadi wadah penyampaian aspirasi publik kepada pemerintah daerah secara langsung.
Wakil Bupati Marlinus mendorong peserta Temu KIM untuk menerapkan seluruh materi yang telah diberikan selama kegiatan berlangsung. Pengetahuan baru tentang jurnalistik kampung, videografi kreatif, hingga literasi digital diharapkan menjadi bekal nyata dalam meningkatkan kemampuan publikasi tingkat lokal.
Selain meningkatkan kapasitas SDM, Temu KIM 2025 turut membahas upaya memperkuat konten publikasi kampung. Mulai dari dokumentasi kegiatan masyarakat, informasi pelayanan publik, hingga produksi video mengenai potensi lokal dinilai penting untuk menampilkan wajah kampung yang lebih kreatif dan informatif.
Menurut pemerintah daerah, kualitas publikasi kampung yang baik akan berpengaruh langsung pada tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Dengan informasi yang mudah diakses, warga dapat memahami program pemerintah sekaligus aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat sebagai penyaring informasi. Ia mengimbau warga untuk tidak mudah terpengaruh isu tidak benar atau hoaks dan memastikan bahwa setiap informasi yang dibagikan telah diverifikasi agar tidak menimbulkan keresahan publik.
Sinergi antar-KIM juga menjadi perhatian dalam kegiatan tahun ini. Pemerintah berharap melalui temu ini, jejaring komunikasi antaranggota dapat semakin solid sehingga kolaborasi untuk menyebarluaskan informasi penting kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Kegiatan penutupan Temu KIM 2025 ini juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen mereka dalam menjaga kualitas informasi publik di tingkat kampung. Penghargaan ini diharapkan memotivasi seluruh anggota KIM untuk terus meningkatkan kemampuannya.
Secara keseluruhan, Pemerintah Kabupaten Boven Digoel menilai bahwa Temu KIM 2025 membawa dampak signifikan bagi percepatan literasi digital dan pemerataan akses informasi. Dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah, KIM, dan masyarakat, Boven Digoel diyakini mampu membangun ekosistem informasi publik yang lebih modern, terpercaya, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: