Kamis, 11 DESEMBER 2025 • 14:08 WIB

Dorong Kopi Lokal Jadi Komoditas Unggulan, Bupati Boven Digoel Terima Sampel Produksi Petani

Author

Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, saat menerima sampel kopi hasil pengembangan petani lokal dalam kegiatan bimbingan teknis pengolahan kopi yang digelar Dinas Perkebunan Boven Digoel, Kamis (11/12/2025). (Dok. Pemkab Boven Digoel)

PAPUA – Pemerintah Kabupaten Boven Digoel kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor perkebunan daerah, khususnya komoditas kopi, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan melalui penyerahan sampel kopi hasil produksi petani lokal kepada Bupati Boven Digoel, Roni Omba, S.IP, pada Kamis (11/12/2025).

Sampel kopi ini merupakan bagian dari hasil pendampingan intensif yang dilakukan Dinas Perkebunan bersama kelompok-kelompok tani melalui program bimbingan teknis (bimtek) pengolahan kopi. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas pascapanen dan memperkuat kapasitas petani dalam mengolah kopi sesuai standar pasar.

Dalam agenda penyerahan tersebut, Bupati Roni Omba menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya petani lokal yang terus berkomitmen memajukan sektor kopi di daerah. Ia menilai bahwa kerja keras para petani dan dukungan instansi teknis telah menghasilkan perkembangan yang signifikan dalam pengolahan kopi Boven Digoel.

Baca juga: Long March Merah di Mimika: FRP Serahkan 57 Tuntutan HAM ke DPRK

Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan maksimal untuk memastikan kopi Boven Digoel memiliki nilai jual, daya saing, serta kesempatan lebih luas untuk dipasarkan secara regional maupun nasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.

Ia menambahkan bahwa dukungan pemerintah tidak hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga menyangkut pembinaan berkelanjutan, penyediaan sarana prasarana pendukung, serta perluasan akses pemasaran agar kopi lokal dapat menembus pasar lebih luas.

Selain itu, Pemkab Boven Digoel juga berupaya memperkuat ekosistem usaha kopi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari pendamping, pelaku UMKM, hingga jaringan pemasaran yang dinilai mampu membuka peluang perdagangan baru bagi petani.

Menurut Bupati, pengembangan kopi lokal tidak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat identitas daerah sebagai salah satu wilayah penghasil kopi berkualitas di Papua Selatan. Ia optimistis, dengan pengelolaan yang baik, kopi Boven Digoel dapat menjadi produk unggulan yang diakui secara luas.

Baca juga: Pemkab Mimika Tutup Pelatihan Public Speaking: Keterampilan Bicara untuk Memperkuat Pemerintahan

Masyarakat petani pun berharap penguatan program pembinaan dan pemasaran kopi ini dapat terus berlanjut agar memberikan dampak langsung pada kesejahteraan keluarga dan memperluas peluang usaha di sektor pertanian.

Penyerahan sampel kopi tersebut menjadi simbol dorongan baru bagi petani dan pemerintah daerah untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi kopi. Harapannya, kopi Boven Digoel mampu menjadi komoditas strategis yang mengangkat perekonomian lokal.

Dengan langkah konsisten dari pemerintah dan antusiasme petani, Boven Digoel diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu sentra kopi unggulan di kawasan Papua Selatan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU