Yoti Gire Terpilih Menjadi Ketua HIPMI Papua Tengah, Siap Bawa Organisasi ke Arah yang Lebih Maju
PAPUA — Yoti Gire, putra asli Papua dari Puncak Jaya yang juga menjabat sebagai CEO PT. Koteka Papua, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Tengah untuk periode 2025-2028. Pemilihan ini berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) I yang digelar di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, pada akhir pekan lalu.
Keputusan ini mendapat dukungan penuh dari seluruh anggota HIPMI Papua Tengah. Oya Pigome, salah satu kolega dan anggota aktif dalam partai politik yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi atas terpilihnya Yoti Gire sebagai ketua. Oya, yang juga Ketua DPW Partai Ummat Papua Tengah, menyatakan bahwa sosok Yoti Gire diyakini mampu membawa HIPMI Papua Tengah menuju kemajuan yang signifikan selama tiga tahun ke depan. "Kami percaya bahwa Yoti adalah sosok yang tepat untuk menakhodai HIPMI Papua Tengah," kata Oya dengan penuh keyakinan.
Pada kesempatan yang sama, Oya juga menyampaikan terima kasih kepada Panitia Musda I HIPMI Papua Tengah yang telah sukses menyelenggarakan acara tersebut, khususnya kepada Ketua Panitia, Anthon Sonny Pakage, yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan acara ini. "Saya memberikan apresiasi kepada Ketua Panitia Musda I, Bung Anthon Sonny Pakage, S.IP, yang telah sukses menyelenggarakan Musda ini. Dan tentunya, karena Yoti Gire adalah calon tunggal yang disepakati, beliau kini resmi memimpin HIPMI Papua Tengah," tambah Oya.
Musda I ini, menurut Oya, menjadi momentum penting untuk mengukur eksistensi HIPMI di Papua Tengah dan menjadi langkah awal untuk memastikan organisasi ini terus berkembang, menciptakan kader-kader pengusaha muda yang energik, profesional, dan berperan aktif dalam perekonomian daerah.
Sementara itu, Yoti Gire yang terpilih sebagai Ketua HIPMI Papua Tengah untuk periode 2025-2028 menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara anggota HIPMI dan meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa pengusaha muda di Papua Tengah memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi daerah, dan dirinya siap menggalang kekuatan untuk mendorong peran HIPMI yang lebih aktif. "Kami ingin merangkul seluruh pengusaha muda di Papua Tengah dari 8 kabupaten agar lebih bersinergi. Kami juga akan mendorong kolaborasi erat dengan pemerintah daerah untuk memastikan HIPMI dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan," ujar Yoti dengan penuh semangat.
Baca juga: Trikora 1961: Akar Pelanggaran Hukum dan HAM di Papua, Menurut NFRPB
Dalam pidatonya, Yoti juga mengungkapkan bahwa untuk mewujudkan cita-cita tersebut, dibutuhkan kerjasama yang solid antar pengusaha muda di Papua Tengah. Ia berharap, ke depan, HIPMI dapat menjadi wadah yang lebih besar bagi generasi muda Papua untuk menunjukkan potensi kewirausahaan mereka. Dengan membangun jaringan yang kuat antar anggota, diharapkan HIPMI dapat mempercepat pencapaian tujuan ekonomi daerah dan menciptakan peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat lokal.
Yoti Gire juga menekankan bahwa peran HIPMI dalam pembangunan ekonomi daerah sangat penting, karena pengusaha muda memiliki peran yang besar dalam menciptakan lapangan kerja, memajukan industri lokal, dan mengurangi angka pengangguran. Oleh karena itu, ia berharap dapat membangun hubungan yang lebih erat antara pengusaha muda dan pemerintah daerah dalam berbagai program pembangunan, termasuk dalam sektor ekonomi kreatif, pariwisata, dan pertanian yang menjadi fokus utama Papua Tengah.
Yoti menambahkan bahwa dengan dukungan dan kerjasama yang baik antara sektor swasta dan pemerintah, PAPUA TENGAH dapat mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh generasi muda dalam mengembangkan ekonomi daerah. "Kami berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan Papua Tengah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing," kata Yoti.
Sebagai ketua baru, Yoti juga berencana untuk memperkenalkan berbagai program pelatihan dan pendidikan kewirausahaan kepada anggota HIPMI, dengan tujuan agar lebih banyak pengusaha muda yang dapat mengembangkan usaha mereka secara profesional dan berkelanjutan. Menurutnya, penting bagi pengusaha muda untuk memiliki pengetahuan yang cukup dalam hal manajemen bisnis, pemasaran, dan pengelolaan keuangan.
Selain itu, Yoti juga berharap HIPMI Papua Tengah dapat memperluas jangkauan dan dampak sosialnya, dengan berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. "Kita ingin HIPMI bukan hanya dikenal sebagai organisasi bisnis, tetapi juga sebagai organisasi yang peduli terhadap kesejahteraan sosial," ujar Yoti.
Baca juga: Beban Kerja di Kebun Sawit Mimika: Pemuda Kei Soroti Masalah Upah dan Dampak Lingkungan
Dengan semangat yang tinggi dan visi yang jelas, Yoti Gire berharap HIPMI Papua Tengah dapat berkembang pesat di bawah kepemimpinannya. Ia ingin memastikan bahwa setiap pengusaha muda di Papua Tengah memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi dalam kemajuan ekonomi daerah.
Meskipun masih ada tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam hal penguatan kapasitas sumber daya manusia dan infrastruktur, Yoti optimis bahwa dengan semangat kolaborasi dan sinergi, HIPMI Papua Tengah dapat mewujudkan tujuan-tujuan besar mereka dalam meningkatkan perekonomian lokal dan mengurangi ketimpangan sosial di Papua Tengah.
Ke depan, Yoti juga berharap dapat menjalin kerjasama dengan organisasi-organisasi pengusaha lainnya di Papua dan Indonesia, untuk membuka peluang bisnis yang lebih luas serta memperkuat posisi Papua Tengah dalam peta ekonomi nasional. Dengan visi dan tekad yang kuat, Yoti Gire siap membawa HIPMI Papua Tengah ke arah yang lebih maju dan berdaya saing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: