Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 17:33 WIB

Hibah Rp2 Miliar, Gubernur Fakhiri Dukung Pembangunan GKI Port Numbay

Author

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri (Jubi)

PAPUA - Pemerintah Provinsi Papua kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan lembaga keagamaan dengan menyerahkan dana hibah sebesar Rp2 miliar kepada Badan Pekerja Klasis GKI Port Numbay.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Matius D. Fakhiri kepada jajaran Klasis GKI Port Numbay di Kota Jayapura, Senin (23/2/2026). Hibah ini diperuntukkan bagi pembangunan kantor klasis guna menunjang aktivitas pelayanan gereja.

Penyerahan dana hibah tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan gereja dalam membangun masyarakat Papua, khususnya di wilayah Kota Jayapura.

Ketua Klasis GKI Port Numbay, Pdt. Andris W. Tjoe, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah terhadap kebutuhan pelayanan gereja.

Baca juga: Desa Cantik Kaimana 2026 Resmi Dicanangkan

“Harapan kami, dengan bantuan ini, hubungan antara pemerintah dan gereja semakin baik, sehingga kita dapat bersama-sama membangun Tanah Papua, lebih khusus di Kota Jayapura,” katanya.

Ia menegaskan bahwa dana hibah tersebut akan digunakan secara bertanggung jawab dan dikelola melalui panitia pembangunan yang telah dibentuk.

“Bantuan ini akan kami pergunakan dengan baik. Secara khusus akan kami serahkan kepada panitia pembangunan untuk dipergunakan sesuai peruntukan dan dapat dipertanggungjawabkan secara baik,” ujarnya.

Pdt. Andris juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Papua, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur, atas dukungan yang terus diberikan kepada gereja.

“Kami sekali lagi menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua, khususnya Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, dan seluruh pejabat yang ada. Bantuan ini sangat menolong dan menopang kami untuk melanjutkan pekerjaan-pekerjaan pelayanan dan pembangunan,” tegasnya.

Baca juga: MBG Papua Barat Jangkau 97.169 Penerima

Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap gereja merupakan bagian dari tanggung jawab bersama dalam membangun masyarakat yang lebih baik melalui pelayanan rohani dan sosial.

“Saya rasa ini bagian dari tanggung jawab pemerintah kepada kami gereja, untuk melihat dan mendukung segala hal yang sedang kami lakukan di Tanah Papua,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Matius D. Fakhiri menyampaikan bahwa bantuan kepada Klasis GKI Port Numbay bukanlah yang pertama kali diberikan oleh Pemprov Papua.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2024, pemerintah provinsi telah mengalokasikan dana hibah sebesar Rp4 miliar, dan pada tahun 2026 kembali menyalurkan Rp2 miliar, sehingga total bantuan yang telah diberikan mencapai Rp6 miliar.

Gubernur menegaskan bahwa seluruh dana hibah yang bersumber dari APBD merupakan amanah rakyat yang wajib dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Pemerintah daerah menaruh kepercayaan kepada para penerima hibah sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Kepercayaan ini harus dijaga dengan pengelolaan yang bertanggung jawab,” kata Fakhiri.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU