PAPUA - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Mimika resmi mengesahkan komposisi pimpinan dan anggota empat Panitia Khusus (Pansus) dalam rapat internal yang digelar di Timika, Minggu (23/2/2026). Langkah ini menjadi bagian dari respons kelembagaan terhadap sejumlah persoalan krusial yang berkembang di wilayah Mimika.
Rapat internal tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas S.Kom dan didampingi Wakil Ketua III Ester Tsenawatme. Proses pengesahan berlangsung setelah melalui pembahasan intensif yang melibatkan seluruh fraksi.
Tahapan pembentukan pansus diawali dengan pengajuan nama anggota dari delapan fraksi yang ada di DPRK Mimika. Selanjutnya dilakukan pembagian kuota anggota untuk masing-masing pansus agar proporsional dan representatif.
Setelah komposisi anggota disepakati, forum kemudian menetapkan susunan pimpinan, mulai dari ketua, wakil ketua hingga sekretaris di setiap pansus. Mekanisme ini dilakukan secara musyawarah guna memastikan soliditas internal.
Baca juga: Perawatan Hewan Peliharaan di Jayapura, Ini Rekomendasinya
Empat pansus yang telah disahkan yakni Pansus Tapal Batas, Pansus Air Bersih, Pansus Penanganan Konflik, serta Pansus Mogok Kerja Freeport. Keempatnya dibentuk untuk menjawab persoalan mendesak yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Pansus Tapal Batas dipimpin Minggus Kapiyau S.Sos M.Si sebagai Ketua, dengan Frederikus Kemaku SH sebagai Wakil Ketua dan Hj Rampeani Rachamn S.Pd sebagai Sekretaris. Pansus ini akan memfokuskan diri pada penyelesaian persoalan batas wilayah yang selama ini memicu dinamika antarwilayah.
Sementara itu, Pansus Air Bersih diketuai Rizal Pata’dan S dengan didampingi Agustinus Murib dan Fredewina Matirani SH. Panitia ini diharapkan mampu mengurai persoalan ketersediaan dan distribusi air bersih yang masih menjadi tantangan di sejumlah distrik.
Untuk Pansus Penanganan Konflik, posisi ketua dipercayakan kepada Anton N Alom, dengan Luther Beanal sebagai Wakil Ketua dan Amons Jamang sebagai Sekretaris. Pansus ini akan mengkaji berbagai persoalan sosial yang berpotensi menimbulkan ketegangan di tengah masyarakat.
Adapun Pansus Mogok Kerja Freeport dipimpin Derek Tenouya sebagai Ketua, bersama Abrian Katagame sebagai Wakil Ketua dan Yan Pieterson Laly ST sebagai Sekretaris. Fokusnya adalah memantau dan merumuskan langkah strategis terkait dampak mogok kerja terhadap stabilitas sosial dan ekonomi daerah.
Baca juga: DPRK Mimika Desak Pengawasan Minyakita Diperketat
Setiap pansus juga diisi anggota dari berbagai fraksi dengan latar belakang keilmuan yang berbeda, guna memperkuat kajian dan rekomendasi yang akan dihasilkan. Komposisi ini diharapkan mampu menghadirkan pendekatan yang komprehensif.
Wakil Ketua I DPRK Mimika Asri Akkas menjelaskan bahwa setelah pengesahan dalam rapat internal, tahap berikutnya adalah penetapan resmi dalam rapat paripurna internal DPRK Mimika.
"Setelah pengesahan komposisi keempat pansus beserta pimpinan dan sekretarisnya, proses penetapan akan dilakukan dalam rapat paripurna," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Papuanewsonline.com