PAPUA – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menunjukkan bahwa kehadiran aparat di Tanah Papua tidak semata berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga membawa misi kemanusiaan. Melalui kegiatan bantuan sosial, personel satgas menyapa dan berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Mimika.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatgas Banops Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Bambang Widiatmoko S.H., M.M., bersama jajaran personel Satgas Banops serta didukung tim Satgas Humas. Aksi sosial ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat setempat.
"Kita ingin menunjukkan bahwa kehadiran negara bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk memberikan dukungan nyata yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat," ujarnya.
Sebelum bergerak menuju lokasi, seluruh personel mengikuti sesi konsolidasi guna memastikan kesiapan teknis dan koordinasi berjalan optimal. Langkah ini dilakukan agar kegiatan berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran.
Lokasi pertama yang disambangi adalah Yayasan Ibu dan Anak Cinta Bella yang berada di Kelurahan Karang Senang, Kuala Kencana. Di tempat tersebut, bantuan sosial diserahkan sekaligus diiringi interaksi hangat bersama para pengurus dan anak-anak yang tinggal di yayasan.
Baca juga: Kanwil Kemenag Papua Dipercepat, Layanan Keagamaan Diperkuat di Empat Provinsi Baru
Kehadiran aparat di tengah anak-anak dan pengelola yayasan menghadirkan suasana penuh keakraban. Momen tersebut memperlihatkan sisi humanis Polri yang ingin menjadi sahabat sekaligus pelindung bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.
Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke Rumah Al Quran Misbah Usmaillah yang berlokasi di Jalan Utama Pelabuhan Pomako. Di lembaga pendidikan keagamaan ini, bantuan kembali disalurkan sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu operasional lembaga sekaligus memotivasi para santri untuk terus belajar dan berkembang. Lembaga pendidikan seperti ini dinilai memiliki peran penting dalam membangun karakter dan masa depan anak-anak Papua.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol Dr Faizal Ramadhani S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan sosial merupakan bagian integral dari strategi operasi yang dijalankan.
Baca juga: Satgas ODC 2026 Tegas Tindak KKB, Natan Matuan Masuk Tahap II Hukum
"Operasi Damai Cartenz senantiasa mengedepankan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan: stabilitas keamanan dan peningkatan kesejahteraan sosial. Kami ingin memastikan bahwa manfaat dari kehadiran negara benar-benar dapat dirasakan oleh saudara-saudara kita di tanah Papua," tegasnya.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Adarma Sinaga S.I.K., M.Hum., menilai bahwa bantuan sosial menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.
"Semoga kepercayaan serta rasa kebersamaan yang terjalin saat ini dapat menjadi pondasi yang kuat untuk membangun Papua yang aman, damai, dan sejahtera," pungkasnya dengan penuh harapan.
Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berharap tercipta hubungan yang semakin harmonis antara aparat dan masyarakat. Pendekatan yang mengedepankan empati dan kepedulian diyakini menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga stabilitas sekaligus membangun Papua yang lebih damai dan sejahtera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: