PAPUA - Kapal KM Jaya Baru dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi di perairan Muara Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada malam Kamis (5/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi ketika kapal yang tengah melakukan perjalanan dari Dobo menuju Timika menghadapi cuaca buruk berupa angin kencang dan ombak besar saat melintas di wilayah muara sekitar pukul 19.00 WIT.
Kondisi gelombang yang cukup tinggi menyebabkan kapal tidak mampu bertahan hingga akhirnya tenggelam di perairan tersebut. Insiden ini sempat menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan para penumpang yang berada di atas kapal.
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas jaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika pada Jumat (6/3) sekitar pukul 01.40 WIT.
Baca juga: THR 2026 Karyawan Swasta: Aturan Resmi, Syarat Penerima, Besaran Hingga Jadwal Pembayaran
Laporan awal disampaikan oleh Kristian Pisakor dari Polisi Udara dan Perairan (Polairud) Timika yang menerima informasi mengenai insiden tenggelamnya kapal tersebut.
Setelah menerima laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Timika I Wayan Suyatna melalui Kasubbag Operasi dan Siaga Charles Y. Batlajery segera mengerahkan tim SAR gabungan menuju lokasi kejadian.
Tim SAR diberangkatkan menggunakan perahu RBB berkekuatan mesin 600 PK untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap para korban yang diduga masih berada di sekitar lokasi kejadian.
Proses pencarian pun dilakukan sejak dini hari dengan menyisir perairan di sekitar Muara Pomako guna memastikan keberadaan para penumpang kapal.
Namun sekitar pukul 07.00 WIT saat operasi pencarian berlangsung, tim SAR menerima informasi bahwa seluruh korban telah ditemukan lebih dahulu oleh masyarakat setempat.
Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian berhasil mengevakuasi para penumpang yang selamat sebelum akhirnya menyerahkan mereka kepada petugas jaga Pos Polairud Timika.
Selanjutnya para korban dibawa menuju Dermaga SAR Timika untuk mendapatkan penanganan medis dari tim Layanan Darurat 119 atau Public Safety Center (PSC 119).
Keempat penumpang yang berhasil diselamatkan diketahui bernama Lukman, Andi, Toni, dan Ivon. Setelah menjalani pemeriksaan medis, seluruh korban dinyatakan dalam kondisi selamat.
Setelah memastikan tidak ada lagi korban yang membutuhkan pertolongan, operasi pencarian dan pertolongan oleh tim SAR gabungan dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: