Minggu, 29 MARET 2026 • 16:55 WIB

Bank Papua Didorong Jadi Pilar Ekonomi Daerah

Author

Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri saat menghadiri kegiatan RUPS Bank Papua di Kantor Gubernur Papua. Jumat (27/3/2026). (Antara Papua)

PAPUA - Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri mendorong Bank Papua untuk memperkuat penyaluran kredit produktif serta mempercepat transformasi digital.

Langkah tersebut dinilai penting guna meningkatkan daya saing Bank Papua sekaligus memperkuat perannya sebagai pilar utama perekonomian daerah.

Menurut Mathius Fakhiri, Bank Papua memiliki posisi strategis sebagai simbol kedaulatan ekonomi masyarakat Papua yang harus terus diperkuat.

Baca juga: Jembatan Udara Papua Didorong Jangkau Wilayah 3T

Ia menegaskan bahwa bank daerah tersebut diharapkan mampu berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang kompetitif di tingkat regional.

Untuk mencapai hal itu, penguatan infrastruktur teknologi informasi disebut sebagai salah satu prioritas utama yang harus segera diwujudkan.

Transformasi digital dinilai menjadi kunci dalam menghadapi persaingan industri keuangan yang semakin dinamis dan berbasis teknologi.

Selain itu, terdapat lima strategi utama yang perlu menjadi fokus pengembangan Bank Papua ke depan.

Baca juga: Nelayan Kecil Papua Terdesak, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Kelima strategi tersebut meliputi penguatan permodalan, transformasi digital, peningkatan likuiditas, penguatan kredit produktif terutama bagi pelaku UMKM, serta investasi pada sumber daya manusia Orang Asli Papua.

Ia menekankan bahwa setiap kebijakan yang dihasilkan, termasuk dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Gubernur juga meminta agar seluruh transaksi keuangan pemerintah daerah dapat dilakukan melalui Bank Papua.

Hal ini bertujuan untuk memperkuat perputaran dana di dalam daerah serta meningkatkan kapasitas keuangan bank tersebut.

Baca juga: CORETAX DJP: Wajib Pajak Jayapura Didampingi Gunakan Sistem Baru

Menurutnya, Bank Papua tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan yang berpihak pada ekonomi kerakyatan.

Ia juga mengingatkan jajaran direksi dan manajemen untuk terus meningkatkan porsi kredit produktif, mempercepat digitalisasi layanan, serta memperkuat manajemen risiko dan tata kelola perusahaan.

Selain itu, efisiensi anggaran dengan mengurangi belanja yang tidak produktif juga menjadi perhatian penting, sejalan dengan arahan Prabowo Subianto dalam mendorong pengelolaan keuangan yang lebih efektif.

Optimalisasi perputaran dana pemerintah daerah melalui Bank Papua diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua secara berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara Papua

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU