PAPUA - Pemerintah akan membangun jaringan kereta api di Papua sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.
Rencana ini tidak hanya difokuskan pada transportasi penumpang, tetapi juga dirancang untuk mendukung distribusi logistik yang lebih efisien. Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan bahwa kehadiran kereta api nantinya akan memiliki peran ganda dalam mobilitas masyarakat dan pengangkutan barang.
“Kereta api ke depan tidak hanya untuk masyarakat, tetapi juga untuk mobilisasi barang,” ujarnya.
Baca juga: Hore! Papua Beri Diskon Pajak Kendaraan, Catat Tanggalnya
Selama ini, Papua masih menghadapi tantangan besar dalam hal konektivitas. Dengan kondisi geografis yang didominasi pegunungan dan wilayah yang terpencar, distribusi barang sangat bergantung pada transportasi udara dan laut yang berbiaya tinggi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), biaya logistik di wilayah Indonesia timur, termasuk Papua, bisa mencapai dua hingga tiga kali lipat dibandingkan wilayah barat. Hal ini turut memengaruhi tingginya harga kebutuhan pokok di sejumlah daerah.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasydin, menilai pembangunan kereta api di Papua akan membuka akses baru dan mempercepat arus distribusi barang dan jasa.
“Dari sisi ekonomi, ini akan membuka akses dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya.
Baca juga: BPBD Papua Himbau Warga Tidak Lakukan Pembakaran Lahan Jelang Kemarau
Selain memperlancar distribusi, proyek ini juga berpotensi mendukung sektor unggulan Papua seperti pertanian, perikanan, hingga pertambangan. Akses transportasi yang lebih baik diyakini akan meningkatkan daya saing produk lokal dan menarik investasi ke wilayah tersebut.
Pemerintah sendiri menargetkan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi geografis serta kebutuhan masing-masing wilayah. Proyek ini juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam pemerataan pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa.
Dengan adanya kereta api di Papua, pemerintah berharap disparitas harga dapat ditekan, distribusi barang menjadi lebih efisien, serta kesejahteraan masyarakat meningkat secara berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Papua.go.id