PAPUA - Danau Sentani di Jayapura kembali menjadi primadona saat bulan Ramadan tiba. Keindahan alamnya yang memikat menjadikan kawasan ini sebagai lokasi favorit masyarakat untuk menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa.
Sebagai danau terluas di Papua, Danau Sentani menawarkan bentang alam yang sulit diabaikan. Airnya yang luas membentang di bawah lereng Pegunungan Cyclops, menghadirkan lanskap alami yang memanjakan mata setiap pengunjung.
Menjelang sore, suasana di sekitar danau perlahan berubah menjadi lebih ramai. Warga dan wisatawan berdatangan untuk menikmati udara sejuk sambil menunggu azan magrib berkumandang.
Salah satu titik terbaik menikmati pemandangan adalah Bukit Tungku Wiri yang populer dengan sebutan Bukit Teletubbies. Dari atas bukit ini, panorama Danau Sentani terlihat utuh dengan latar perbukitan hijau yang bergelombang.
Baca juga: Kupang Dok II Jayapura Jadi Primadona Ngabuburit
Perjalanan menuju bukit tersebut relatif singkat, sekitar 20 menit dari Bandara Sentani menggunakan kendaraan darat. Akses yang mudah menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang ingin berburu spot terbaik untuk ngabuburit.
Momen matahari terbenam menjadi daya tarik utama. Langit yang berubah warna dari jingga ke keemasan menciptakan siluet pulau-pulau kecil di tengah danau, menghadirkan suasana syahdu yang sulit dilupakan.
Tak hanya panorama, kawasan tepian Danau Sentani juga dikenal sebagai surga kuliner. Deretan rumah makan, kafe, hingga lapak sederhana menyajikan beragam menu untuk berbuka puasa.
Menu favorit yang banyak diburu adalah olahan ikan segar hasil tangkapan nelayan lokal. Ikan-ikan tersebut diolah menjadi hidangan bakar, kuah kuning, maupun goreng yang menggugah selera.
Harga makanan yang ditawarkan pun bervariasi dan relatif terjangkau. Pengunjung dapat menyesuaikan pilihan sesuai selera tanpa harus khawatir dengan biaya yang tinggi.
Untuk menikmati kawasan Danau Sentani, pengunjung tidak dikenakan tiket masuk. Wisatawan hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan dengan tarif yang terjangkau.
Danau Sentani sendiri memiliki luas sekitar 245 ribu hektare dan berada di ketinggian kurang lebih 75 meter di atas permukaan laut. Di dalamnya terdapat 22 pulau yang tersebar dan menjadi bagian dari daya tarik wisata.
Salah satu pulau yang terkenal adalah Pulau Asei, yang juga dikenal melalui cerita legenda masyarakat setempat. Kisah tentang naga dan asal-usul pulau-pulau di Danau Sentani menjadi bagian dari identitas budaya yang masih dipercaya hingga kini.
Dengan kombinasi panorama alam, akses mudah, kuliner khas, serta sentuhan legenda lokal, Danau Sentani menawarkan pengalaman ngabuburit yang tidak sekadar menunggu waktu berbuka, tetapi juga menikmati kekayaan alam dan budaya Jayapura secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: