Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 27 MEI 2026 • 19:05 WIB

Kampung Nelayan Hamadi Jadi Wajah Wisata Pesisir Jayapura yang Sarat Budaya

Kampung Nelayan Hamadi Jadi Wajah Wisata Pesisir Jayapura yang Sarat BudayaKampung Nelayan Hamadi (kolom desa)

PAPUA - Kampung Nelayan Hamadi di Distrik Jayapura Selatan terus berkembang menjadi salah satu ikon wisata pesisir yang menawarkan perpaduan keindahan alam, budaya lokal, dan kehidupan masyarakat nelayan tradisional Papua. Berada di tepi Teluk Youtefa, kawasan ini menjadi tempat favorit wisatawan yang ingin menikmati suasana laut khas Jayapura secara lebih dekat.

Hamadi bukan sekadar kampung nelayan biasa. Di kawasan ini, wisatawan dapat melihat langsung aktivitas masyarakat pesisir yang setiap hari menggantungkan hidup dari hasil laut. Perahu-perahu nelayan yang berjajar di bibir pantai menjadi pemandangan khas yang memperlihatkan denyut kehidupan masyarakat setempat.

Keindahan alam Kampung Nelayan Hamadi menjadi salah satu daya tarik utama. Laut biru yang tenang berpadu dengan semilir angin pesisir dan panorama Teluk Youtefa menciptakan suasana yang menenangkan bagi pengunjung yang datang menikmati suasana pantai.

Kawasan wisata ini juga dikenal memiliki pantai dengan air laut yang cukup jernih. Pada waktu-waktu tertentu, pengunjung dapat menyaksikan matahari terbit maupun matahari terbenam yang memantulkan cahaya ke permukaan laut, menciptakan panorama eksotis khas pesisir Jayapura.

Selain wisata alam, Kampung Nelayan Hamadi menawarkan wisata edukasi yang memperkenalkan budaya memancing tradisional masyarakat Papua. Wisatawan dapat melihat langsung bagaimana para nelayan menyiapkan jaring, memperbaiki alat tangkap, hingga membawa hasil tangkapan dari laut.

Tidak sedikit pengunjung yang tertarik mempelajari cara menangkap ikan secara tradisional yang masih dipertahankan masyarakat setempat. Aktivitas ini menjadi pengalaman unik karena memperlihatkan hubungan erat masyarakat Papua dengan laut sebagai sumber kehidupan utama.

Hamadi juga menyimpan kekayaan budaya lokal yang masih dijaga hingga kini. Pertunjukan tari tradisional, musik daerah, hingga kerajinan tangan khas Papua menjadi bagian dari identitas budaya yang sering ditampilkan kepada wisatawan yang berkunjung.

Baca juga: Pelabuhan Biak Jadi Gerbang Maritim Strategis Papua di Jalur Pasifik

Kerajinan anyaman daun pandan, ukiran kayu, hingga berbagai cendera mata khas Papua dapat ditemukan di kawasan kampung wisata tersebut. Produk-produk lokal itu menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat pesisir di Hamadi.

Dari sisi kuliner, Kampung Nelayan Hamadi menjadi surga bagi pencinta makanan laut. Ikan bakar, sate ikan, hingga hidangan berbumbu khas Papua menjadi menu favorit yang banyak diburu wisatawan saat berkunjung ke kawasan itu.

Kesegaran hasil laut menjadi keunggulan utama kuliner di Hamadi. Sebagian besar ikan yang diolah berasal langsung dari tangkapan nelayan setempat sehingga cita rasanya masih sangat alami dan khas.

Lokasi Kampung Nelayan Hamadi juga cukup mudah dijangkau. Kawasan ini berada sekitar enam kilometer dari pusat Kota Jayapura dan dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dalam waktu singkat.

Bagi wisatawan dari luar Papua, perjalanan menuju Hamadi biasanya dimulai dari Bandara Internasional Sentani sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju pusat Kota Jayapura dan kawasan pesisir Hamadi.

Salah satu keunggulan wisata ini adalah tidak adanya biaya tiket masuk bagi pengunjung umum. Wisatawan dapat menikmati suasana kampung nelayan selama 24 jam tanpa pungutan khusus, kecuali untuk aktivitas tertentu seperti penyewaan perahu atau jasa pemandu lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Celebes

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kampung Nelayan Hamadi Jadi Wajah Wisata Pesisir Jayapura yang Sarat Budaya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!