Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 26 MEI 2026 • 11:51 WIB

Buah Merah Khas Papua Jadi Superfood Alami Bernilai Tinggi

Buah Merah Khas Papua Jadi Superfood Alami Bernilai TinggiBuah merah khas Papua saat dibelah (health and benefit)

PAPUA - Papua dikenal sebagai wilayah dengan kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Di antara berbagai tanaman endemik yang tumbuh di wilayah timur Indonesia, buah merah menjadi salah satu komoditas khas yang paling menarik perhatian karena manfaat kesehatannya yang besar.

Buah merah atau Pandanus conoideus telah lama digunakan masyarakat Papua Pegunungan sebagai bahan pangan tradisional sekaligus obat alami untuk menjaga kesehatan tubuh. Tanaman ini tumbuh subur di daerah pegunungan seperti Wamena, Jayawijaya, Tolikara, hingga sejumlah wilayah dataran tinggi lainnya di Papua.

Masyarakat adat Papua telah mengenal buah merah sejak ratusan tahun lalu. Dalam kehidupan sehari-hari, buah ini sering digunakan dalam berbagai kegiatan adat dan tradisi masyarakat pegunungan.

Selain dikonsumsi sebagai makanan, buah merah juga memiliki nilai budaya dan spiritual bagi masyarakat lokal. Dalam tradisi bakar batu yang menjadi simbol persaudaraan dan rasa syukur masyarakat Papua, buah merah kerap disajikan sebagai bagian dari hidangan adat.

Baca juga: Buah Matoa hingga Bitua Jadi Harta Karun Alam Papua

Secara fisik, buah merah memiliki bentuk lonjong menyerupai pepaya dengan ukuran yang cukup besar. Panjangnya bahkan dapat mencapai 30 hingga 100 sentimeter dengan warna merah marun menyala saat matang sempurna.

Tekstur buah merah cenderung berserat dengan biji-biji kecil yang padat di bagian dalam. Buah ini biasanya diolah menjadi minyak atau ekstrak sebelum dikonsumsi masyarakat.

Popularitas buah merah mulai dikenal secara luas pada awal tahun 1990-an setelah dilakukan penelitian ilmiah oleh ahli gizi dari Universitas Cenderawasih, Drs. I Made Budi, M.App.Sc.

Penelitian tersebut mengungkap kandungan nutrisi luar biasa yang terdapat di dalam buah merah, terutama kadar betakaroten, tokoferol atau vitamin E alami, serta berbagai asam lemak esensial yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.

Kandungan betakaroten pada buah merah disebut mencapai 12.000 hingga 14.000 ppm, sedangkan kandungan tokoferolnya berkisar antara 7.000 hingga 10.000 ppm. Angka tersebut menjadikan buah merah sebagai salah satu sumber antioksidan alami tertinggi di Indonesia.

Baca juga: Buah Lontar Jadi Kekayaan Alam Khas Kabupaten Jayapura

Selain itu, buah merah juga mengandung asam oleat, linoleat, dan linolenat yang dikenal baik untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

Berkat kandungan gizinya yang tinggi, buah merah kini dikenal sebagai superfood alami khas Papua. Banyak masyarakat percaya bahwa konsumsi minyak buah merah mampu membantu menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan kesehatan secara menyeluruh.

Antioksidan tinggi di dalam buah merah juga dipercaya mampu membantu melawan radikal bebas yang menjadi penyebab berbagai penyakit degeneratif seperti kanker, hipertensi, diabetes, dan asam urat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: KPU Papua Pegunungan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Buah Merah Khas Papua Jadi Superfood Alami Bernilai Tinggi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!