Sabtu, 02 MEI 2026 • 16:38 WIB

Makanan Legendaris Ini Jadi Identitas Rasa dari Papua

Author

Papeda (Wikipedia)

PAPUA - Papua tidak hanya dikenal karena kekayaan alam dan budayanya yang luar biasa, tetapi juga karena ragam kuliner tradisional yang unik dan sarat makna budaya. Di tanah paling timur Indonesia ini, makanan bukan sekadar pengisi perut, melainkan bagian dari identitas masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Berbeda dengan sebagian besar daerah di Indonesia yang menjadikan nasi sebagai makanan pokok, masyarakat Papua mengandalkan sagu sebagai sumber pangan utama. Dari bahan sederhana inilah lahir berbagai hidangan khas dengan rasa autentik yang sulit ditemukan di daerah lain.

Selain sagu, kuliner Papua juga banyak memanfaatkan hasil laut, umbi-umbian, hingga bahan-bahan alami dari hutan. Kombinasi tersebut menciptakan cita rasa khas yang membuat makanan Papua semakin dikenal luas dan diminati wisatawan.

Berikut deretan makanan legendaris Papua yang paling unik, populer, dan wajib dicoba saat berkunjung ke Bumi Cenderawasih.

1. Ikan Bakar Manokwari

Ikan Bakar Manokwari menjadi salah satu kuliner paling terkenal dari Papua Barat. Berbeda dengan ikan bakar pada umumnya yang menggunakan kecap manis, masyarakat Manokwari memilih sambal mentah berbumbu kasar sebagai ciri khas utama.

Baca juga: Inilah 5 Pahlawan Nasional Asal Papua

Sebelum dipanggang, ikan terlebih dahulu dilumuri perasan jeruk nipis agar aroma amis hilang dan rasa lebih segar. Setelah matang, ikan disajikan di atas daun pisang dengan sambal pedas yang menggugah selera.

2. Udang Selingkuh

Kuliner unik ini berasal dari wilayah pegunungan Papua. Disebut “Udang Selingkuh” karena bentuk udangnya memiliki capit besar menyerupai kepiting.

Udang air tawar ini terkenal memiliki tekstur daging yang tebal dan rasa gurih alami. Nama uniknya membuat makanan ini semakin menarik perhatian wisatawan yang datang ke Papua.

3. Kue Bagea

Kue bagea merupakan kudapan tradisional berbahan dasar tepung sagu. Bentuknya bulat kecil seperti kue kering dengan tekstur keras di luar, namun lembut ketika dikunyah.

Meski sederhana, bagea menjadi salah satu camilan khas Papua yang banyak dijadikan oleh-oleh. Biasanya kue ini disajikan bersama teh atau kopi hangat.

4. Ikan Bungkus

Sekilas mirip pepes, namun ikan bungkus khas Papua menggunakan daun talas sebagai pembungkusnya. Aroma khas daun talas memberikan sensasi rasa yang berbeda dibanding pepes pada umumnya.

Ikan yang digunakan biasanya dibumbui rempah-rempah sederhana lalu dibakar hingga matang. Hidangan ini banyak ditemukan di daerah pesisir Papua.

5. Aunu Senebre

Aunu Senebre adalah hidangan khas Papua berbahan dasar nasi dan ikan teri. Tampilannya sederhana, namun memiliki rasa gurih yang khas dan menggugah selera.

Kuliner ini bahkan pernah masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia kategori makanan tradisional populer karena keunikannya.

6. Papeda

Papeda menjadi simbol kuliner Papua yang paling dikenal masyarakat Indonesia. Makanan berbahan sagu ini memiliki tekstur lengket menyerupai bubur transparan.

Biasanya papeda disantap bersama ikan kuah kuning atau ikan bakar. Meski rasanya cenderung hambar, perpaduan dengan lauk berkuah menjadikan hidangan ini sangat nikmat.

Baca juga: Sekolah Rakyat dan Koperasi Didorong Jadi Motor Pemerataan di Papua

7. Sagu Lempeng

Sagu lempeng merupakan makanan tradisional berbentuk roti padat berbahan sagu. Teksturnya cukup keras, namun mengenyangkan dan tahan lama.

Di Papua, makanan ini sering dibuat untuk konsumsi keluarga dan menjadi bekal saat bepergian jauh.

8. Sate Ulat Sagu

Bagi sebagian orang, sate ulat sagu terdengar ekstrem. Namun bagi masyarakat Papua, makanan ini justru menjadi sumber protein tinggi yang menyehatkan.

Ulat sagu biasanya dibakar seperti sate dan memiliki rasa gurih alami. Kuliner ini juga dipercaya rendah kolesterol dan mampu menambah energi.

9. Cacing Laut Insonem

Masyarakat Raja Ampat mengenal kuliner cacing laut dengan nama insonem. Hewan laut ini biasanya diburu saat air laut surut.

Setelah dimasak, warna cacing berubah menjadi kecoklatan dengan tekstur kenyal menyerupai gurita. Rasanya gurih dan menjadi hidangan khas masyarakat pesisir Papua Barat.

10. Kue Lontar

Kue lontar menjadi salah satu makanan manis favorit masyarakat Papua Barat. Bentuknya menyerupai pie susu dengan isian susu dan telur yang lembut.

Kue ini sangat populer di Sorong dan kerap dijadikan buah tangan bagi wisatawan yang datang ke Papua.

Keberagaman kuliner Papua menunjukkan betapa kayanya budaya masyarakat di wilayah timur Indonesia. Setiap hidangan bukan hanya menghadirkan rasa, tetapi juga menyimpan cerita tradisi, alam, dan cara hidup masyarakat Papua yang tetap bertahan hingga kini.

Di tengah modernisasi, makanan-makanan legendaris Papua tetap menjadi identitas budaya yang terus dijaga. Kehadirannya bukan sekadar sajian kuliner, melainkan simbol kekayaan nusantara yang patut dikenal lebih luas oleh generasi muda dan dunia internasional.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Go Travela Indonesia

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU