Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 09:31 WIB

Bupati Boven Digoel Jalin Sinergi Strategis dengan Wakil Menteri Desa di Jakarta

Author

Bupati Boven Digoel Roni Omba, S.IP, berfoto bersama Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi usai pertemuan pembahasan pembangunan desa di Kantor Kementerian Desa, Jakarta, Rabu (18/12/2025). (Dok. Pemkab Boven Digoel)

PAPUA — Bupati Boven Digoel Roni Omba, S.IP, bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada Rabu (18/12/2025). Agenda ini merupakan tindak lanjut dari audiensi dengan Presiden Republik Indonesia beberapa waktu lalu.

Pertemuan intens tersebut mempertemukan Bupati dan Wakil Bupati Boven Digoel dengan Wakil Menteri Desa untuk membahas langkah konkret dalam mempercepat kualitas hidup warga desa di wilayah perbatasan. Fokus utama diarahkan pada program yang sesuai karakteristik geografis dan sosio-ekonomi Boven Digoel.

Dalam diskusi, pemerintah daerah memaparkan berbagai kendala teknis dan administrasi yang selama ini menjadi hambatan implementasi program di kampung-kampung terpencil. Masalah aksesibilitas, infrastruktur dasar, dan kapasitas aparatur kampung menjadi sorotan utama.

Baca juga: Papua Prioritas Pangan dan Energi: Presiden Prabowo Dorong Sawit, Singkong, dan Tebu untuk Swasembada

Kementerian merespons dengan membuka opsi penyesuaian mekanisme pendanaan dan pendekatan program berbasis kebutuhan lokal. Opsi ini meliputi skema prioritas untuk proyek infrastruktur kecil, dukungan pelatihan sumber daya manusia, serta pendampingan penguatan kelembagaan kampung.

Pembahasan juga menyentuh rencana pengembangan sektor produktif lokal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi desa. Ide penguatan pertanian lokal, pengolahan hasil, dan pemasaran terkoordinasi dimunculkan sebagai strategi untuk menumbuhkan ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.

Bupati Roni menegaskan pentingnya kesinambungan program dari pusat hingga kampung agar manfaatnya nyata dan tahan lama. Ia mengharapkan adanya jaminan teknis serta monitoring yang memadai sehingga program tidak terhenti saat berpindah pejabat atau perubahan rencana anggaran.

Wakil Menteri menyatakan komitmen kementerian untuk mengefektifkan alur koordinasi dan mempercepat proses perizinan serta pencairan dana bagi program yang relevan dengan kebutuhan Boven Digoel. Dukungan teknis dan asistensi lapangan akan diprioritaskan untuk wilayah perbatasan.

Pertemuan tersebut juga membahas mekanisme pelibatan masyarakat dan pemangku kepentingan setempat agar setiap rencana program memperoleh legitimasi sosial. Penguatan peran lembaga adat, kelompok tani, dan organisasi pemuda diusulkan untuk meningkatkan partisipasi komunitas.

Baca juga: Kreativitas Pemuda Mimika Disalurkan Lewat Lomba Video Aksi Sosial Bertema Lingkungan

Di akhir pertemuan disepakati langkah-langkah tindak lanjut yang meliputi penyusunan roadmap program bersama, penetapan proyek percontohan di beberapa kampung, serta penjadwalan kunjungan lapangan tim teknis kementerian ke Boven Digoel pada kuartal berikutnya.

Rombongan Pemkab Boven Digoel kembali ke daerah dengan harapan implementasi hasil pertemuan dapat segera berjalan. Bupati menyampaikan optimisme bahwa sinergi yang dibangun akan membuka peluang percepatan pembangunan desa yang lebih terarah.

Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal kerja sama jangka panjang antara Kementerian Desa dan Pemerintah Kabupaten Boven Digoel untuk mewujudkan desa-desa yang produktif, mandiri, dan berdaya saing di kawasan perbatasan Papua Selatan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU