PAPUA — Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Mimika menggelar Lomba Pembuatan Video Aksi Sosial kategori pemuda dengan tema “Pemuda Bergerak: Bersih Lingkungan Sehatkan Generasi”. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda untuk menyampaikan pesan sosial melalui media visual.
Lomba tersebut dilaksanakan di Hotel Horison Ultima, Jalan Hasanuddin, Timika, pada Rabu (17/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh pemuda dari berbagai latar belakang dan dihadiri oleh dewan juri dari Tim Perusahaan Film Negara, Plt. Kepala Dinas PUPR, Inosensius Yoga Pribadi yang mewakili Bupati Mimika, serta Kepala Bidang Kepemudaan Disparbudpora Mimika, David Kangopme, S.S.
Melalui lomba ini, Disparbudpora Mimika berupaya menumbuhkan kepedulian pemuda terhadap isu lingkungan dan kesehatan masyarakat. Media video dipilih sebagai sarana penyampaian pesan karena dinilai efektif, kreatif, dan mampu menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya generasi muda.
Baca juga: “Si Cantik Mimika” Resmi Diluncurkan, Layanan Perikanan Masuk Era Digital
Sebelum memasuki tahap penilaian, peserta terlebih dahulu mengikuti workshop singkat mengenai teknik dasar pembuatan video. Materi disampaikan oleh Ibnu Hasan dari Tim Perusahaan Film Negara, yang memberikan pembekalan teknis agar pesan sosial dalam video dapat disampaikan secara tepat dan menarik.
Dalam sambutannya, Inosensius Yoga Pribadi yang mewakili Bupati Mimika mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai lomba video aksi sosial bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembelajaran yang membentuk karakter pemuda agar lebih kreatif, peduli lingkungan, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.
Disparbudpora Mimika menilai keterlibatan pemuda dalam isu lingkungan menjadi sangat penting di tengah tantangan kebersihan dan kesehatan masyarakat. Melalui karya video, pemuda didorong untuk tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menawarkan pesan edukatif dan solusi yang membangun.
Kepala Bidang Kepemudaan Disparbudpora Mimika, David Kangopme, juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus mengembangkan potensi diri. Ia menekankan bahwa pilihan dan langkah pemuda hari ini akan menentukan peran mereka di masa depan, baik sebagai individu yang bermanfaat maupun sebaliknya.
Baca juga: Ribuan Warga Suarakan Krisis Kemanusiaan Jila di DPRK Mimika
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemukulan tifa sebagai simbol kebersamaan serta penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal Papua. Prosesi ini menjadi penanda semangat kolaborasi antara kreativitas modern dan kearifan budaya setempat.
Dalam pengumuman hasil lomba, Juara I diraih oleh Gabriella C. Bowaire, Juara II oleh Vinsensius D. V. Sudianto, dan Juara III oleh Merry Jayanti I. Wakerkwa. Selain itu, kategori juara harapan diberikan kepada Gracia Jovanya Matondang, Natalie Kosay, dan Marico Yakobus.
Para pemenang menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kepedulian sosial yang dituangkan dalam karya mereka. Disparbudpora Mimika berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wadah pembinaan pemuda di bidang kreatif sekaligus penguatan peran sosial generasi muda di Kabupaten Mimika.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: