Rabu, 01 APRIL 2026 • 09:42 WIB

Musrenbang Otsus Mimika Tuntas, Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Rakyat

Author

Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) tahun 2027 resmi ditutup pada Selasa (31/3/2026). (papuanewsonline.com)

PAPUA - Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Otonomi Khusus (Otsus) dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) tahun 2027 resmi ditutup oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Santy Sondang, pada Selasa (31/3/2026).

Penutupan tersebut menandai berakhirnya seluruh rangkaian pembahasan strategis terkait arah kebijakan pembangunan daerah yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Mimika.

Dalam sambutan penutupnya, Santy mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas kelancaran kegiatan yang berlangsung hingga selesai dengan penuh partisipasi aktif.

Baca juga: Pondok Tahfidz Tumbuhkan Generasi Qurani Di Timika

Ia menilai forum ini menjadi wadah penting dalam menyatukan berbagai gagasan, masukan, serta aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui perwakilan dari berbagai tingkat.

Menurutnya, diskusi yang berlangsung selama Musrenbang menunjukkan tingginya kepedulian semua pihak terhadap pembangunan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Santy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, mulai dari pemerintah distrik hingga organisasi perangkat daerah, yang telah berkontribusi dalam mengawal proses perencanaan ini.

Melalui forum tersebut, pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait telah menyepakati arah kebijakan pembangunan Mimika untuk tahun 2027.

Baca juga: Aksi Nelayan Desa Lermatang Berakhir Damai, Kompensasi Disepakati

Ia menegaskan bahwa dana Otsus tidak sekadar menjadi bagian dari anggaran, tetapi merupakan amanah besar yang harus dimanfaatkan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Hasil Musrenbang menetapkan tiga prioritas utama pembangunan yang akan menjadi fokus dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2027.

Prioritas pertama adalah sektor pendidikan, yang difokuskan pada pemberian beasiswa tepat sasaran serta peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah pesisir dan pedalaman.

Baca juga: Polres Mimika Kawal Tiga Bus Warga, Kamtibmas Tetap Kondusif

Prioritas kedua berada pada sektor kesehatan, dengan penekanan pada penurunan angka stunting dan penguatan layanan kesehatan dasar hingga menjangkau kampung-kampung terpencil.

Sementara itu, prioritas ketiga adalah penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal agar masyarakat mampu menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebelum menutup kegiatan, Santy menekankan pentingnya menjaga akurasi data, transparansi pengelolaan anggaran, serta sinkronisasi program agar seluruh hasil Musrenbang dapat berjalan efektif dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Papuanewsonline.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU