Senin, 01 JUNI 2026 • 19:23 WIB

Ledakan Dahsyat Diduga Bom Peninggalan Perang Dunia II Guncang Biak

Author

ilustrasi

PAPUA - Ledakan hebat yang diduga berasal dari bom sisa peninggalan Perang Dunia II mengguncang Kompleks Perikanan di Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT.

Peristiwa tersebut mengejutkan warga yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Suara dentuman keras terdengar hingga beberapa wilayah di sekitar kawasan perikanan dan memicu kepanikan masyarakat.

Ledakan terjadi secara tiba-tiba dengan daya rusak yang cukup besar. Sejumlah bangunan rumah yang berada tidak jauh dari titik ledakan mengalami kerusakan berat akibat kuatnya tekanan yang ditimbulkan.

Warga yang berada di sekitar lokasi berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara ledakan. Beberapa di antaranya mengaku sempat mengira terjadi gempa atau insiden besar lainnya sebelum mengetahui sumber kejadian.

Baca juga: Pengendara Tewas Usai Tabrak Tiang di Mimika

Selain merusak bangunan, ledakan tersebut juga menyebabkan korban jiwa. Informasi awal menyebutkan terdapat warga yang menjadi korban dalam peristiwa tragis tersebut.

Material bangunan terlihat berserakan di sejumlah titik. Atap rumah, dinding, hingga kaca jendela dilaporkan mengalami kerusakan akibat gelombang kejut yang ditimbulkan ledakan.

Aparat kepolisian bersama personel terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan. Area kejadian langsung dipasang garis polisi guna mencegah warga mendekat ke titik ledakan.

Petugas juga melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak serta mengumpulkan keterangan dari para saksi yang berada di sekitar lokasi saat peristiwa berlangsung.

Dugaan sementara mengarah pada ledakan bom peninggalan Perang Dunia II yang selama ini masih banyak ditemukan di sejumlah wilayah Papua, termasuk kawasan Biak yang memiliki sejarah panjang sebagai salah satu lokasi penting dalam konflik perang di masa lalu.

Baca juga: Pertamina Salurkan 134 Hewan Kurban untuk Warga Papua dan Maluku

Keberadaan sisa amunisi dan bahan peledak peninggalan perang memang masih menjadi ancaman di beberapa daerah. Benda-benda tersebut terkadang ditemukan warga saat melakukan aktivitas pembangunan maupun penggalian tanah.

Tim terkait masih melakukan identifikasi untuk memastikan jenis bahan peledak yang menjadi penyebab ledakan. Pemeriksaan mendalam diperlukan guna memastikan kronologi serta sumber pasti insiden tersebut.

Baca juga: Pertamina Tambah 450 Ribu Liter Minyak Tanah, Pasokan Energi Papua-Maluku Dipastikan Aman Saat Iduladha

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus berkoordinasi dalam penanganan dampak kejadian, termasuk memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat ledakan.

Hingga saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Aparat mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga merupakan sisa amunisi atau bahan peledak peninggalan perang guna menghindari terulangnya peristiwa serupa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU