Minggu, 26 JULI 2026 • 20:42 WIB

Keamanan Tembagapura Jadi Seruan Bersama, Tokoh Perempuan Ajak Warga Perkuat Persatuan

Author

Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Martina Natkime, (Ist)

PAPUA – Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Martina Natkime, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar situasi di wilayah tersebut tetap aman dan kondusif.

Menurut Martina, stabilitas keamanan merupakan salah satu faktor penting yang mendukung keberlangsungan aktivitas masyarakat, terutama di kawasan pendulangan yang selama ini menjadi sumber penghidupan bagi banyak keluarga di Tembagapura.

Ia mengatakan, kondisi keamanan di Distrik Tembagapura hingga saat ini masih berada dalam keadaan aman. Situasi tersebut dinilai perlu terus dipertahankan melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan tanpa gangguan.

"Kawasan pendulangan di Tembagapura bukan hanya menjadi lokasi bekerja bagi masyarakat sini, tetapi juga menjadi ruang penghidupan bagi banyak keluarga yang menggantungkan kebutuhan sehari-hari dari aktivitas tersebut. Karena itu, keamanan dan ketertiban harus terus kita jaga bersama," ujar Martina.

Martina menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Menurutnya, seluruh unsur masyarakat memiliki peran yang sama dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis.

Ia mengajak tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, hingga seluruh warga Distrik Tembagapura untuk aktif berpartisipasi menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

"Semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan. Kesadaran masyarakat untuk menghindari tindakan yang dapat mengganggu aktivitas warga merupakan kunci agar situasi tetap aman dan kondusif," katanya.

Baca juga: Taman Kota Jayapura Percantik Wajah Ibu Kota Papua

Selain itu, Martina juga mengimbau seluruh pihak, termasuk mereka yang memiliki perbedaan pandangan, agar tetap mengedepankan kepentingan bersama. Menurutnya, perbedaan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat, namun tidak boleh menjadi pemicu konflik yang merugikan masyarakat luas.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk mengutamakan persatuan dan menjaga komunikasi yang baik. Perbedaan adalah hal yang wajar, namun jangan sampai memicu tindakan yang merugikan masyarakat luas. Mari kita ciptakan suasana yang aman, harmonis, dan saling menghormati," ucapnya.

Di tengah pesatnya arus informasi, Martina juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Ia meminta warga tidak mudah mempercayai isu-isu yang belum jelas kebenarannya karena berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat.

"Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita perkuat komunikasi dan menjaga kebersamaan agar situasi tetap kondusif demi kepentingan masyarakat Tembagapura," ujarnya.

Menurut Martina, komunikasi yang baik antarmasyarakat menjadi salah satu kunci dalam menjaga suasana yang damai. Dengan saling menghormati dan membangun dialog, berbagai persoalan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan konflik yang lebih besar.

Ia menilai keamanan yang terjaga akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan publik. Kondisi yang kondusif juga menjadi modal penting bagi kelancaran pembangunan di wilayah Tembagapura.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Martina mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai sarana mempererat rasa persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman.

Menurutnya, semangat kemerdekaan seharusnya diwujudkan melalui sikap saling menghargai, menjaga persaudaraan, serta membangun lingkungan yang aman bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang.

"Dengan keamanan yang tetap terjaga, pembangunan dapat berjalan optimal, aktivitas masyarakat tetap lancar, dan manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh warga. Mari kita bersama-sama menjaga Tanah Papua, khususnya Tembagapura, agar tetap damai, aman, dan sejahtera," pungkasnya.

Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta aparat keamanan diharapkan terus terjalin sehingga Tembagapura tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU