Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 11 DESEMBER 2025 • 14:12 WIB

Pemkab Mimika Bekali Aparatur Kampung untuk Hadapi Transformasi Pembangunan Desa Tahun 2025

Pemkab Mimika Bekali Aparatur Kampung untuk Hadapi Transformasi Pembangunan Desa Tahun 2025Tampak suasana pembukaan Kegiatan Pembinaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Kampung/Desa Tahun Anggaran 2025 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Mimika pada Kamis (11/12/2025). (dok. Pemkab Mimika)

PAPUA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) resmi membuka Kegiatan Pembinaan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Kampung/Desa Tahun Anggaran 2025. Agenda penting ini dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) Mimika, Abraham Kateyau, pada Kamis (11/12/2025).

Dalam sambutannya, Abraham menegaskan bahwa pembinaan kapasitas ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan kampung. Menurutnya, kampung adalah ujung tombak pelayanan publik, sehingga kualitas aparatur harus selalu ditingkatkan untuk menjawab dinamika pembangunan yang terus berkembang.

Ia menjelaskan bahwa tantangan pembangunan kampung kini jauh lebih kompleks dibandingkan sebelumnya. Kampung tidak hanya menjadi penerima program dari pusat dan daerah, tetapi juga telah berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, ruang inovasi sosial, serta pendorong kolaborasi masyarakat.

Baca juga: Dorong Kopi Lokal Jadi Komoditas Unggulan, Bupati Boven Digoel Terima Sampel Produksi Petani

Abraham juga mengingatkan bahwa aparatur kampung harus memiliki pemahaman menyeluruh terhadap regulasi yang berlaku. Mereka dituntut mampu menyusun perencanaan pembangunan yang realistis, mengelola keuangan kampung secara transparan, serta memastikan setiap program menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Melalui kegiatan pembinaan ini, para peserta akan mendapatkan pendalaman materi terkait penyusunan dokumen perencanaan, mekanisme penyusunan APBDes, tata kelola pertanggungjawaban, sistem pengendalian internal, hingga praktik pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada hasil.

Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas tidak boleh dipandang sebatas penambahan pengetahuan teknis semata. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir, pola kerja, dan komitmen aparatur untuk menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab.

Menurut Abraham, aparatur kampung harus menjadi contoh dalam integritas dan pelayanan. Mereka diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang akuntabel, bersih, dan dekat dengan masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah kampung terus meningkat.

Selain itu, PJ Sekda Mimika turut memberikan apresiasi kepada seluruh narasumber, panitia penyelenggara, serta aparatur yang hadir secara aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi berbagai pihak merupakan kunci keberhasilan pembangunan kampung di masa mendatang.

Baca juga: Long March Merah di Mimika: FRP Serahkan 57 Tuntutan HAM ke DPRK

Abraham juga berpesan agar seluruh aparatur tidak berhenti belajar dan terus membuka diri terhadap perubahan. Menurutnya, pembangunan kampung yang maju hanya dapat dicapai jika aparatur memiliki semangat pembaruan dan kesediaan untuk meningkatkan kualitas pelayanan setiap saat.

Kegiatan pembinaan ini menegaskan komitmen Pemkab Mimika dalam memperkuat kapasitas aparatur secara berkelanjutan. Dengan bekal yang memadai, pemerintah daerah berharap aparatur kampung dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang transparan, partisipatif, dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat paling dasar.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemkab Mimika Bekali Aparatur Kampung untuk Hadapi Transformasi Pembangunan Desa Tahun 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!